Ramadan 2025
Polres Kediri Sita Sound System yang Dipakai Ronda Sahur
Polres Kediri menindak tegas penggunaan sound system berlebihan yang masih bandel dalam kegiatan ronda sahur keliling yang dinilai mengganggu
Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Polres Kediri menindak tegas penggunaan sound system berlebihan yang masih bandel dalam kegiatan ronda sahur keliling yang dinilai mengganggu kenyamanan warga.
Dalam patroli yang digelar pada Senin (3/3/2025) dini hari, polisi mengamankan sejumlah kendaraan yang membawa tumpukan sound system dengan volume tinggi di wilayah Desa/Kecamatan Badas, Kediri.
Kasat Samapta Polres Kediri, AKP I Nyoman Sugita menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penertiban terhadap penggunaan sound system yang tidak sesuai aturan dalam kegiatan Sahur on the Road (SOTR).
Baca juga: Polsek Pare Kediri Gencarkan Patroli Sound Horeg dan Balap Liar Saat Sahur Ramadan 2025
"Kami memahami tradisi membangunkan sahur, tetapi penggunaan sound system berlebihan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas)," jelas AKP Nyoman, Senin (3/3/2025).
Dalam proses penindakan kemarin, Patroli Sahur on the Road dilakukan oleh personel gabungan dari Sat Samapta dan Satlantas Polres Kediri menemukan sekelompok pemuda yang menggunakan kendaraan bak terbuka dengan sound system berkekuatan tinggi.
Polisi pun segera menyita peralatan tersebut guna mencegah gangguan lebih lanjut.
"Saat patroli, kami menemukan pemuda membawa kendaraan dengan sound system besar. Langsung kami amankan kendaraan beserta peralatannya agar tidak mengganggu warga yang beristirahat," imbuh AKP Nyoman.
AKP Nyoman menambahkan, masyarakat masih diperbolehkan melakukan ronda sahur, tetapi harus menggunakan alat musik tradisional seperti kentongan. Hal ini demi menjaga ketertiban serta menghindari potensi gesekan sosial akibat kebisingan yang berlebihan.
"Kami tidak melarang tradisi membangunkan sahur. Silakan gunakan kentongan atau alat musik tradisional lainnya. Namun, jika menggunakan sound system dengan volume berlebihan, tentu akan kami tertibkan," tegasnya.
Selama bulan Ramadan, Polres Kediri juga akan meningkatkan patroli untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas, seperti aksi premanisme, pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), perang sarung, dan penggunaan petasan.
"Kami ingin memastikan Ramadan di Kediri tetap aman dan kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke Polres Kediri atau Polsek terdekat," pungkas AKP Nyoman.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
editor: eben haezer
| Lebaran 2025, Hampir 187 Ribu Orang Mudik Pakai Kereta Api Lewat Stasiun di Wilayah Daop 7 |
|
|---|
| Ratusan Pengunjung Antusias Berebut Tumpeng Ketupat Cokelat di Kampung Coklat Blitar |
|
|---|
| Dampingi KH Nurul Huda Ploso, Mas Ipin Bupati Trenggalek Sowan Ulama Sambut Hari Raya Ketupat |
|
|---|
| VIDEO - Tahu Kuning Takwa Kediri Diburu Pemudik untuk Oleh-Oleh Lebaran 2025 |
|
|---|
| Pantai Dalegan, Pantai Favorit Warga Gresik Saat Libur Lebaran 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/penggunaan-sound-system-untuk-patroli-sahur-dilarang.jpg)