Jumat, 5 Juni 2026

Korupsi Pertamina Patra Niaga

Pertamina Diguncang Korupsi dan Pertamax Oplosan, Penjualan SPBU Shell di Tuban Naik 100 Persen

Saat Pertamina diguncang kasus korupsi dan isu BBM oplosan, penjualan BBM di SPBU Shell di kabupaten Tuban, Jatim, naik 100 persen

Tayang: | Diperbarui:
Editor: eben haezer
Muhammad Nurkholis
PENJUALAN NAIK - SPBU Shell di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, merasakan kenaikan penjualan 100 persen di tengah kasus korupsi di Pertamina. 

TRIBUNMATARAMAn.COM | TUBAN - Saat Pertamina diguncang kasus korupsi dan isu BBM oplosan, penjualan BBM di SPBU Shell di kabupaten Tuban, Jatim, naik 100 persen, Senin (3/3/2025).

Hal ini disampaikan oleh pemilik PT. Senja Syahid Saleha, Syahid (78).

Dia mengaku, selama ada isu pertamax oplosan, SPBU Shell yang ia dikelola mengalami kenaikan penjualan secara signifikan.

“Alhamdulillah Penjualan mengalami kenaikan,” ujarnya

Syahid menjelaskan, umumnya dalam satu hari SPBU Shell hanya bisa menjual sekitar 1.000 liter BBM, saat ini dengan adanya isu pertamax oplosan, penjualan naik 100 persen, mencapai 2.000 liter perhari. 

“Biasanya dalam satu hari 1.000 liter, sekarang 2.000 liter,” imbuhnya.

Selain itu, saat ini pembeli tak hanya dari sekitaran Desa Bejagung saja, banyak pembeli dari luar Kecamatan Semanding dan Tuban kota yang datang jauh-jauh ke SPBU Shell untuk mengisi bahan bakar.

“Pembeli masih didominasi roda dua, namun jika dulu pembeli sekitar Bejagung saat ini dari jauh juga kesini, seperti Kecamatan Merakurak, Jenu, Palang, Widang,” bebernya

Disinggung apakah dengan adanya kenaikan permintaan ini nantinya akan ada penambahan jam operasional atau penambahan karyawan, pria asli Desa Bejagung ini mengatakan, jika ia tidak akan menambah jam operasional dan karyawan.

“Kalau tambah jam operasional dan karyawan tidak dulu,” pungkasnya.

Dirut Pertamina Minta Maaf

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri meminta maaf kepada masyarakat atas gonjang-ganjing yang terjadi di Pertamina belakangan ini. 

Hal ini dia sampaikan melalui pernyataan tertulis, Senin (3/3/2025).

Dalam pernyataan itu, di menegaskan akan memimpin langsung seluruh jajaran perusahaan untuk melakukan pembenahan dalam rangka memperbaiki tata kelola migas nasional agar dapat melayani masyarakat secara optimal. 

"Kami berterima kasih atas kepedulian seluruh rakyat Indonesia. Kami berterima kasih atas masukan-masukan yang telah kami terima yang tentunya akan menjadi kritik dan bahan cambukan bagi Pertamina untuk bekerja lebih baik lagi di masa mendatang,” ujar Simon pada Press Conference yang diadakan di Grha Pertamina, Jakarat. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved