Ramadan 2025
Tips Hemat Untuk Mahasiswa Rantau Saat Ramadan: Puasa Lancar, Dompet Aman
Berikut tips untuk mahasiswa rantau dalam menghemat anggaran selama bulan puasa agar tidak boncos
Penulis: Fajarina Firdausi | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | SURABAYA - Artikel ini akan membahas berbagai cara hemat agar tetap bisa menjalani ibadah puasa dengan nyaman tanpa boros. Mulai dari menyusun anggaran, memasak sendiri, hingga memanfaatkan promo Ramadan.
Kurang dari tiga hari lagi, bulan suci Ramadan sudah tiba.
Bulan puasa yang penuh berkah yang dinanti-nanti umat Muslim ini juga membawa tantangan tersendiri, terutama bagi para mahasiswa rantau.
Baca juga: Rekomendasi 4 Tempat Bukber di Surabaya untuk Ramadan 2025
Bagi mahasiswa rantau, bulan Ramadan sering kali identik dengan pengeluaran yang membengkak, sebab banyak sekali kebutuhan yang diperlukan saat puasa, mulai dari belanja makanan untuk berbuka dan sahur, buka bersama di luar, hingga persiapan pulang kampung ketika mendekati lebaran.
Apalagi mahasiswa hanya mengandalkan uang saku dari orang tua, tentunya tidak cukup untuk menutupi pengeluaran sebanyak itu.
Karena itu, sebagai mahasiswa rantau harus pandai dalam mengatur keuangan, supaya tetap bisa memenuhi kebutuhan selama bulan puasa.
Berikut tips untuk mahasiswa rantau dalam menghemat anggaran selama bulan puasa:
1. Menyusun Budget Khusus Ramadan
Saat memasuki bulan puasa, mahasiswa perlu menyusun anggaran pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan, supaya keuangan tetap terjaga.
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah, mencatat keseluruhan pengeluaran paling penting, seperti kebutuhan makanan atau masakan sahur dan berbuka.
Langkah kedua adalah merinci pengeluaran lainnya seperti ongkos transportasi, serta keperluan ibadah.
Ketika memiliki anggaran yang jelas dan terencana, maka keuangan akan terkontrol dengan mudah, dan mahasiswa rantau dapat terhindar dari pemborosan uang saku. Dengan cara ini mahasiswa rantau, dapat menyimpan uangnya hingga akhir bulan puasa.
2. Sahur Dan Berbuka Dengan Masakan Sendiri
Ketika sahur dan berbuka, mahasiswa rantau tidak perlu membeli makanan, karena akan menguras kantong lebih banyak.
Usahakan ketika sahur dan berbuka, memasak makanan sendiri. Memasak sahur dan berbuka kini tidak lagi sulit, karena sudah banyak resep simple dan praktis yang bisa ditemukan di internet.
Dengan memasak sendiri, tentunya akan lebih sehat daripada membeli makanan diluar, karena dapat memilih bahan-bahan yang bergizi dan berkualitas.
Selain itu, mahasiswa rantau juga dapat menghemat, karena harga bahan masakan sangat terjangkau, seperti beras, telur, tahu, tempe, sayur, dan ayam.
Jika membeli bahan masakan, usahakan beli di pasar tradisonal atau warung, karena harga akan lebih terjangkau dibandingkan di supermarket.
Memasak sendiri, juga menjadi solusi agar tidak mudah tergoda dengan makanan diluar
3. Menghindari Bukber yang Terlalu Sering
Saat bulan puasa, tentunya akan banyak yang mengadakan buka bersama (Bukber). Bukber memang menjadi ajang silahturahmi yang menyenangkan, namun, jika terlalu sering dapat menguras kantong.
Saat ini sudah jarang yang mengadakan buka bersama di masjid. Biasanya bukber diadakan di restauran atau kafe. Harga makanan di restoran atau kafe biasanya lebih tinggi dibandingkan buka bersama di masjid maupun dirumah
Oleh karena itu, sebagai mahasiswa rantau,harus lebih selektif dalam memiliki tempat bukber, misalnya hanya datang ke acara buka bersama organisasi, atau teman terdekat saja.
Adapun cara lain yang cukup sederhana, yaitu adakan bukber di rumah dan setiap orang membawa makanan sendiri, hal ini akan lebih menghemat pengeluaran.
4. Memanfaatkan Promo Ramadan
Saat bulan Ramadan tiba, biasanya akan ada banyak promo makanan dan juga barang kebutuhan.
Mahasiswa rantau dapat memanfaatkan promo ini dengan bijak, seperti membeli bahan masakan di supermarket, dan diskon makanan berbuka di aplikasi pesan antar, seperti shopee food, go food, atau grab food.
Namun, hal ini juga harus tetap diwaspadai agar tidak mudah tergoda untuk membeli makanan maupun barang yang tidak terlalu dibutuhkan. Beli barang maupun bahan yang diperlukan saja, sehingga keuangan tetap terjaga.
5. Kurangi Jajan & Ngopi di Luar
Sebelum puasa tiba tentunya banyak mahasiswa yang melakukan aktivitas jajan dan ngopi di luar setelah jam berbuka puasa, kebiasaan ini dapat menguraskan kantong.
Oleh karena itu, kebiasaan nongkrong atau membeli jajan diluar, harus dikurangi ketika bulan puasa.
Kebiasaan tersebut dapat diganti dengan cara membuat minuman dan cemilan sendiri di kost, atau mengganti tempat nongkrong di cafe menjadi di masjid sekaligus beribadah.
(firdausy fajarina rizky/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
Lebaran 2025, Hampir 187 Ribu Orang Mudik Pakai Kereta Api Lewat Stasiun di Wilayah Daop 7 |
![]() |
---|
Ratusan Pengunjung Antusias Berebut Tumpeng Ketupat Cokelat di Kampung Coklat Blitar |
![]() |
---|
Dampingi KH Nurul Huda Ploso, Mas Ipin Bupati Trenggalek Sowan Ulama Sambut Hari Raya Ketupat |
![]() |
---|
VIDEO - Tahu Kuning Takwa Kediri Diburu Pemudik untuk Oleh-Oleh Lebaran 2025 |
![]() |
---|
Pantai Dalegan, Pantai Favorit Warga Gresik Saat Libur Lebaran 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.