Senin, 13 April 2026

Putra Daerah

Sosok Miranda Sufi Antari, Mahasiswi UTM Penerima Beasiswa Bank Indonesia

Ini adalah cerita tentang sosok Miranda Sufi Antari (20), mahasiswa UTM penerima Beasiswa Bank Indonesia 2024.

Editor: eben haezer
dok.pribadi
BEASISWA BANK INDONESIA - Miranda Sufi Antari, mahasiswi UTM Bangkalan Madura yang meraih beasiswa Bank Indonesia 2024 

TRIBUNMATARAMAN.COM | BANGKALAN - Ini adalah cerita tentang sosok Miranda Sufi Antari (20), mahasiswa penerima Beasiswa Bank Indonesia 2024.

Miranda Sufi Antari adalah mahasiswi jurusan Sosiologi di Fakultas Ilmu Sosoal dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), kabupaten Bangkalan, Madura. 

Dara yang akrab dipanggil Manda ini lahir dan besar di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. 

Baca juga: Bermula Dari Tugas Kuliah, Abdul Rozak Al Kahfi Mahasiswa UTM Sukses Bangun Bisnis Coklat Dubai

Dia lahir dari keluarga sederhana, sebagai bungsu dari 2 bersaudara. 

Ayahnya yang sebelumnya berdagang kambing, saat ini sedang berjuang dengan penyakit dalam. 

Sementara sang ibu, turut membantu perekonomian keluarga dengan berdagang makanan di warung. 

Sejak awal perkuliahan, Manda telah menunjukkan minat yang tinggi dengan organisasi.  

Banyak kegiatan organisasi yang ia ikuti. Mulai dari menjadi anggota BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) di tingkat fakultas maupun universitas, UKM, hingga Organisasi Daerah atau Organda.

“Menurutku mengikuti sebuah organisasi di dunia perkuliahan itu sangat penting. Tetapi, kita boleh berambisi dalam organisasi, namun juga harus ingat apa tujuan kita di sini, yaitu untuk kuliah,” ucap Manda.

Beasiswa Bank Indonesia

Kesibukan di berbagai organisasi, turut menjadi salah satu alasan dia terpilih sebagai penerima beasiswa Bank Indonesia 2024

Keaktifannya dalam mengikuti berbagai kegiatan juga menjadikannya terpilih sebagai salah satu penerima beasiswa Bank Indonesia 2024. 

Manda mengaku bahwa usahanya untuk mendapatkan beasiswa ini tidaklah mudah.

Banyak rintangan dan kegagalan yang sempat ia hadapi.

Mulai dari kriteria penerimaan yang cukup ketat hingga pendaftarannya yang hampir batal karena masalah internal prodi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved