Selasa, 19 Mei 2026

Berita Terbaru Kabupaten Banyuwangi

Kisah Heroik Damkar Banyuwangi Gagalkan Percobaan Bunuh Diri di Tower 40 Meter

Damkar Banyuwangi berhasil menggagalkan upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan warga Gambiran, dengan cara memanjat tower setinggi 40 meter.

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: eben haezer
dok.Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi 
SELAMATKAN WARGA - Petugas pemadam kebakaran Banyuwangi menyelamatkan warga yang hendak mengakhiri hidup dengan memanjat tower setinggi 40 meter, Rabu (12/2/2025). Warga berinisial NAA berhasil diselamatkan tanpa luka. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | BANYUWANGI -  Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Banyuwangi berhasil menggagalkan upaya percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh NAA (32), warga Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (12/2/2025) dini hari.

Awalnya, kantor damkar mendapat laporan permintaan bantuan penyelamatan dari kakak kandung NAA.

 NAA dilaporkan sudah berada di atas tower setinggi sekitar 40 meter di Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran.

Mendapati laporan itu, petugas dari unit damkar Banyuwangi dan Bangorejo dikirim ke lokasi.

"Petugas kami sampai di lokasi sekitar pukul 02.00 WIB. Ketika itu di lokasi sudah ramai warga dan aparat polisi-TNI," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi Yoppy Bayu Irawan.

Mereka yang berada di bawah tower kesulitan untuk berkomunikasi dengan NAA karena jarak yang jauh.

Akhirnya dua petugas damkar, Ribut Hendri Satria dan M Rifa'i memutuskan untuk naik menyusul NAA.

Ribut dan Rifai merupakan petugas damkar yang telah mendapat pelatihan penyelamatan di ketinggian. Mereka beberapa kali mengikuti pelatihan-pelatihan di Banyuwangi maupun Surabaya.

Dengan jaket dan tali pengaman, mereka menyusul korban ke puncak tower.

"Di atas tower, petugas kami bernegosiasi dengan NAA. Ngobrol-ngobrol dan membujuk agar NAA mau turun," lanjutnya.

Awalnya, NAA enggan menggubris Ribut dan Rifai. Tapi dengan pendekatan-pendekatan ala pertemanan, NAA akhirnya mau diajak diajak untuk berbincang.

"Petugas kami mengajak ngobrol, 'sudah rokokan dan ngopi belum? Kalau belum, ayo turun rokokan dan ngopi dulu'. Akhirnya dia jawab, 'ya sudah, aku mau turun rokokan dan ngopi'," terang Yoppy.

NAA akhirnya herhasil diajak turun setelah negosiasi yang berlangsung selama sekitar dua jam. Ia turun sekitar pukul 04.00 WIB.

Agar tak membahayakan, petugas damkar mengikatnya dengan tali penyelamatan ketika proses penurunan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Damkar Banyuwangi, NAA diketahui tengah depresi. Penyebabnya diduga faktor percintaan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved