Sabtu, 2 Mei 2026

Perampokan di Peneleh Surabaya

BREAKING NEWS - Perampokan di Peneleh Surabaya, Emas Batangan Rp 5 Miliar Amblas

Sebuah rumah di Peneleh Surabaya dirampok sekawanan orang menyaru petugas PDAM.Emas batangan dan perhiasan Rp 5 miliar raib

Tayang: | Diperbarui:
Editor: eben haezer
luhur pambudi
Polisi mendatangi rumah di Peneleh Surabaya yang disatroni perampok yang menyaru petugas PDAM. Para pelaku berhasil membawa kotak berisi perhiasan dan emas batangan senilai Rp 5 miliar, Rabu (22/1/2025) 

TRIBUNMATARAMAN.COM | SURABAYA - Sebuah rumah di Jalan Achmad Jais, Kelurahan Peneleh, kota Surabaya, dirampok oleh sekawanan orang yang menyaru petugas PDAM pemeriksa meteran air, Rabu (22/1/2025). Perampok berhasil membawa kabur emas batangan senilai Rp 5 miliar. 

Perampokan ini terjadi pada pukul 09.45 WIB.

Korbannya adalah pasutri lansia SNI (75) dan HH (77).

Baca juga: Kronologi Perampokan di Peneleh Surabaya Versi Ketua RT, Pelaku Kecoh Korban Sebelum Ambil Emas 5 Kg

Sementara, para pelaku diduga berjumlah 4 orang. 

Cucu pemilik rumah, Marsa Tsabitdhia mengatakan, ada banyak perhiasan, termasuk emas batangan yang dibawa kabur perampok. 

Emas batangan itu disimpan dalam kotak kayu di lemari kamar. Beratnya kira-kira 5 kg. 

Selain emas batangan, di kotak itu juga terdapat perhiasan emas dan berlian. 

"Perhiasan ada di dalam lemari kamar nenek. Bahan kayu. Perhiasan emas, berlian, ada emas batangan; emas murni. Nilai kerugian sekitar Rp5 miliar. Total sekitar 5 kg," ujarnya saat ditemui awak media di lokasi, pada Rabu (22/1/2025) sore.

Kronologi 

Menurut cerita sang nenek, para pelaku berlagak sebagai petugas pemeriksa kondisi pipa dan meteran dari PDAM. 

Namun, ternyata, hal tersebut cuma kedok atau modus para pelaku untuk merangsek masuk ke dalam rumah tersebut. 

"Iya berlagak sebagai petugas PDAM. Menurut cerita mbah, dia datang petugas PDAM. Karena setiap bulan datang petugas," katanya. 

Baca juga: BREAKING NEWS - Geger Penemuan Koper Diduga Berisi Mayat Perempuan di Ngawi

Menurut saksi ZY, para pelaku berjumlah empat orang mengendarai dua motor. 

Mereka sempat menunggu di depan gerbang gang atau seberang rumah korban. 

Semula satu orang pelaku semula masuk seorang diri di dalam rumah. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved