Selasa, 9 Juni 2026

ODGJ Ikat Anak di Tulungagung

Dinkes Evakuasi ODGJ yang Mengikat Anaknya di Jalan Teuku Umar Tulungagung

Dinkes Tulungagung mengevakuasi ibu dan anak ODGJ di depan ruko di Jl Teuku Umar, Tulungagung. Ibu ODGJ itu ikat anaknya di pintu ruko

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Petugas Dinkes Tulungagung melepas tali di tubuh Au (14), seorang anak ODGJ yang diikat ibunya, Rs (54) sesama ODGJ di Jalan Teuku Umar Tulungagung. 

“Rencananya akan dititipkan dulu di shelter milik Dinas Sosial. Jumat (24/1/2025) akan kami kirim ke RSJ Lawang lagi,” ujar Heru.

Sepulang dari RSJ Lawang, kondisi Rs sebenarnya membaik karena rutin minum obat.

Selain itu ada pendamping minum obat dari tenaga kesehatan yang ditunjuk.

Dia juga sempat minta bantuan gerobak untuk mencari barang bekas sambil membawa anaknya.

Namun Rs mempunyai paranoid tinggi sehingga kembali kabur dari rumahnya.

Dia lepas dari pengawasan pendamping minum obat sehingga  terputus minum obat.

“Kami sudah komunikasikan keinginannya ke Dinas Sosial, tapi memang belum bisa dibantu,” ungkap Heru.

Heru menjelaskan, selama ini Au memang sering jalan sendiri lepas dari pengawasan Rs.

Karena itu Rs mengikat tubuh anaknya itu supaya tidak lepas dari pengawasan.

Rs sendiri mengalami ODGJ setelah ditinggal kabur suaminya, selepas melahirkan Au.

Sebelumnya Dinkes mendata sekitar 2.327 ODGJ di seluruh wilayah Kabupaten Tulungagung.

Dari jumlah itu, sudah ada sekitar 200 orang dengan kategori berat yang dibawa berobat di RSJ Lawang.

(David Yohanes/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer
 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved