Senin, 8 Juni 2026

Pencurian di SMPN 1 Bangkalan

Peralatan Elektronik Senilai Rp 300 Juta Hilang Dari Perpustakaan SMPN 1 Bangkalan Madura

Sejumlah barang elektronik yang disimpan di SMPN 1 Bangkalan Madura raib dicuri.  Kerugian mencapai Rp 300 juta

Tayang:
Editor: eben haezer
ahmad faisol
Kepala SMPN 1 Bangkalan, Hermanto menunjukkan ruang perpustakaan sekolah tempat penyimpanan barang-barang elektronik yang raib dan dilaporkan ke Polres Bangkalan pada Jumat (3/1/2025) 

TRIBUNMATARAMAN.COM | BANGKALAN - Sejumlah barang elektronik milik SMPN 1 Bangkalan Madura raib dicuri. 

Barang-barang elektronik yang tersimpan di ruang perpustakan sekolah itu berupa 9 unit LCD, 7 buah AC 1,5 PK, hingga 10 set komputer.

Perkara dugaan pencurian barang aset sekolah yang berlokasi di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Kraton itu dilaporkan Kepala SMPN 1 Bangkalan, Hermanto,  Jumat (3/1/2025) malam.

Laporan yang diterima Satreskrim Polres Bangkalan, pihak sekolah menderita kerugian berkisar Rp 200 juta-Rp300 juta.

Personel Satreskrim Polres Bangkalan telah melakukan serangkaian olah TKP hingga memanggil sejumlah orang untuk dimintai keterangan.

“Kami menerima laporan pengaduan terkait dugaan pencurian di SMPN 1 Bangkalan berupa barang elektronik. Kami juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sembilan orang sebagai saksi, sampai saat ini kami masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap kira-kira siapa pelakunya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, Selasa (7/1/2025).

Hasil dari kegiatan olah TKP di SMPN 1 Bangkalan, pihak kepolisian tidak menemukan terjadinya kerusakan pada fasilitas gedung seperti pintu maupun jendela pada gedung perpustakaan sekolah.

Meski demikian, pihak kepolisian tidak ingin gegabah atau terlalu dini untuk menyimpulkan dugaan keterlibatan orang dalam atas hilangnya beberapa perangkat elektronik milik sekolah.

“Kami masih lakukan penyelidikan dan pendalaman, tidak ada rekaman CCTV dan juga tidak ada kerusakan pada jendela. Namun tetap akan kami selidiki dan terus mencari petunjuk melalui CCTV di tempat lain. Kerugian kurang lebih antara Rp 200-300 juta,” pungkas Hafid.

Kepala SMPN 1 Bangkalan, Hermanto mengungkapkan, pihaknya mengetahui jika keberadaan barang-barang elektronik itu telah raib dari dalam gedung perpustakaan pada 20 Desember 2024 lalu.

Itu setelah keberadaan sembilan LCD itu dibutuhkan untuk kegiatan refleksi berkaitan perkembangan sekolah selama tahun 2024.

“Kami ingin menggunakan sebagian, ternyata jumlahnya berkurang, kami kroscek kembali keberadaan barang tersebut. Ternyata ada beberapa item dari jumlah unit yang kami terima jumlahnya berkurang,” ungkap Hermanto. 

Barang-barang yang hilang itu, lanjutnya, merupakan bantuan dari pemerintah yang diterima SMPN 1 Bangkalan pada tahun 2023 silam dan belum sempat dimanfaatkan.

Atas kejadian itu, Hermanto mengumpulkan sejumlah rekan-rekannya termasuk pemegang kunci sekaligus penanggung jawab perpustakaan.   

Ia memaparkan, pertemuan secara internal itu kemudian ditindaklanjuti pihak sekolah dengan melaporkan peristiwa raibnya barang-barang elektronik itu ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan. Karena barang yang menjadi aset sekolah itu diperoleh melalui bantuan secara prosedural.

“Setelah itu kami bersama teman-teman menindak lanjuti ke Pak Pj Bupati, beliau mengarahkan agar kami membuat laporan ke Polres Bangkalan. Sejumlah teman kami mulai dari pemegang kunci, penanggung jawab atau yang lain sudah dimintai keterangan oleh polisi,” pungkasnya.

(ahmad faisol/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved