Jumat, 5 Juni 2026

Berita Terbaru Kota Kediri

Tiket KA Kahuripan Paling Laris Selama Periode Nataru di Wilayah KAI Daop 7 Madiun

Selama periode Natal dan Tahun Baru di wilayah KAI Daop 7 Madiun, tiket KA Kahuripan paling laris dibeli.

Tayang:
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: eben haezer
ist
Kedatangan Kereta Api di salah satu stasiun di wilayah KAI Daop 7 Madiun 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. 

Hingga 28 Desember 2024, sebanyak 78.811 tiket telah terjual, melampaui kapasitas total 60.552 tempat duduk yang tersedia. Penjualan diprediksi akan terus bertambah hingga akhir periode Nataru pada 5 Januari 2025.  

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Kuswardojo, menjelaskan bahwa KA Kahuripan menjadi kereta api dengan penjualan tertinggi, yakni sebanyak 23.754 tiket atau rata-rata okupansi mencapai 178 persen.

"Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap layanan KA Kahuripan, khususnya untuk relasi Blitar-Kiaracondong," kata Kuswardojo, Rabu (1/1/2025).  

KA Kahuripan merupakan kereta kelas ekonomi yang beroperasi pertama kali pada 26 Juli 1995 dengan relasi awal Pasar Senen-Kediri melalui Kiaracondong. Sejak 1 April 2017, relasinya diubah menjadi Blitar-Kiaracondong.

"Nama Kahuripan diambil dari kerajaan besar di Jawa Timur yang didirikan Raja Airlangga pada tahun 1009, mencerminkan kekuatan dan sejarah panjang perjalanan kereta ini," tambah Kuswardojo.  

Selama masa Nataru, Daop 7 Madiun mengoperasikan lima kereta api keberangkatan, terdiri dari empat KA reguler dan satu KA tambahan. Kereta-kereta tersebut adalah KA Bangunkarta, KA Brantas reguler dan tambahan, KA Singasari, serta KA Kahuripan. Kapasitas total mencapai 3.364 tempat duduk setiap hari, dengan okupansi rata-rata seluruh KA melebihi 100 persen.  

Selain KA Kahuripan, kereta lain juga mencatatkan okupansi tinggi. KA Brantas tambahan misalnya, terjual 15.752 tiket atau 129 persen dari kapasitas yang tersedia, sementara KA Bangunkarta mencatatkan okupansi 120 persen dengan total 14.644 tiket terjual. Kuswardojo menekankan bahwa ini adalah bukti layanan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat.  

"Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan masyarakat dalam menggunakan layanan kereta api selama masa liburan ini. Dukungan dari berbagai pihak juga sangat penting untuk memastikan kelancaran operasional," jelas Kuswardojo.  

Dengan tingginya angka penjualan dan respons positif masyarakat, PT KAI terus berkomitmen meningkatkan pelayanan. 

"Kami akan terus berinovasi untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa kereta api," tegas Kuswardojo.  

Melalui berbagai upaya dan inovasi, PT KAI optimistis dapat terus meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang.

"Kami berharap kepercayaan masyarakat ini dapat terus terjaga, dan kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik," ujar Kuswardojo.

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

editor: eben haezer

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved