Berita Terbaru Kota Kediri

DKPP Kota Kediri Gelar Sidak Pasar Tradisional Jelang Nataru

Jelang Natal dan Tahun Baru, DKPP Kota Kediri melakukan sidak bahan pangan hewani di sejumlah oasar tradisional

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/luthfi husnika
Kepala DKPP Kota Kediri, Moh Ridwan saat melakukan inspeksi mendadak di sejumlah pasar tradisional di kawasan Kota Kediri 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Menjelang Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) bahan pangan hewani di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kota Kediri.

Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan bahan pangan hewani seperti daging ayam, kambing, dan sapi dalam kondisi yang baik, aman, dan layak konsumsi.  

Tim Monitoring Hewan Ternak DKPP melakukan pemantauan ke lima pasar tradisional, yakni Pasar Setono Betek, Pasar Mojoroto, Pasar Bandar, Pasar Mrican, dan Pasar Ngaglik.

Kepala DKPP Kota Kediri, Moh Ridwan mengatakan sidak ini bertujuan untuk memastikan stok bahan pangan hewani mencukupi, harga tetap stabil, dan kebersihan produk terjamin.  

"Kami dari DKPP datang ke pasar-pasar tradisional untuk memastikan stok cukup, harganya stabil, dan memantau dengan higienitas dan sanitasinya," kata Ridwan, Jumat (20/12/2024).

Ridwan menyebutkan, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kondisi daging yang dijual di sejumlah kios dalam keadaan baik dan aman dikonsumsi. Selain itu, harga bahan pangan hewani seperti daging ayam, kambing, dan sapi masih berada pada tingkat yang stabil.  

"Stok jelang Nataru aman, karena permintaan hari ini relatif landai seperti hari-hari biasanya. Sudah kami pastikan juga bahwa seluruh daging, baik itu ayam, kambing, maupun sapi sudah bersertifikat halal," tambahnya.  

Ridwan menjelaskan bahwa dalam memeriksa produk hewani, pihaknya selalu mengedepankan prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Hal ini untuk menjamin kualitas produk yang sampai di tangan masyarakat.

"Kami selalu memprioritaskan empat hal, yakni aman, sehat, utuh, dan halal. Dengan begitu, masyarakat bisa merasa tenang," terangnya.  

Ridwan menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan hingga momen Natal dan Tahun Baru berakhir. 

"Biasanya produk-produk hewani yang dijual di pasaran mengalami peningkatan permintaan jelang Nataru. Kami berusaha memastikan ketersediaan cukup dan harga tetap stabil," jelasnya.  

Ridwan juga berharap masyarakat tidak panik dalam membeli kebutuhan bahan pangan.

"Kami ingin masyarakat semakin mengerti bahwa pasokan daging yang ada di Kota Kediri dalam keadaan cukup. Jangan sampai ada panic buying," ungkapnya.  

Siti Kholifah, seorang pedagang daging ayam di Pasar Setono Betek, mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemkot Kediri. Menurutnya, sidak ini memberikan kepercayaan kepada konsumen untuk berbelanja di pasar tradisional. 

Ia berharap sidak semacam ini terus dilakukan, terutama saat permintaan bahan pangan meningkat menjelang hari-hari besar.

"Alhamdulillah dari petugas menyatakan dagingnya bersih, bagus, dan sehat. Dan yang paling penting tadi sudah dipastikan bahwa daging dari kios kami sudah bersertifikat halal," ujarnya.  

(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved