Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Sampah Kiriman Dari Kalidawir Tulungagung Nyaris Membuat Jembatan di Desa Junjung Putus

Sampah yang terbawa air sungai dari Kalidawir nyaris membuat jembatan penghubung Sumbergempol dan Boyolangu, putus

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Kerusakan Jembatan Junjung karena diterjang sampah kiriman dari wilayah Kecamatan Kalidawir, kabupaten Tulungagung. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | TULUNGAGUNG - Jembatan penghubung Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol dan Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, kabupaten Tulungagung, nyaris putus.

Pondasi tengah yang menopang dua lantai jembatan amblas, sehingga badan jembatan melengkung di bagian tengah.

Jembatan beton ini pun nyaris ambruk sehingga kedua sisinya ditutup agar tidak ada warga yang melintas.

Baca juga: Diterjang Longsor, Satu Lajur Jalan Antar Kecamatan Karangrejo dan Sendang Tulungagung Putus

Rusaknya pondasi jembatan ini dipicu tingginya debit air dan banyaknya sampah yang masuk ke aliran air saluran irigasi Lodagung.

Menurut penjelasan warga, sebelumnya terjadi banjir di kawasan hulu di Kecamatan Kalidawir.

Hutan yang gundul membuat air dari pegunungan membawa berbagai material ke dalam sungai.

Kebanyakan benda yang terbawa adalah bonggol bambu, potongan-potongan kayu serta aneka jenis sampah rumah tangga.

Seluruh sampah ini tersangkut di fondasi jembatan, bercampur dengan tanaman eceng gondok, kemudian menyumbat aliran sungai.

Menurut salah satu warga, Pendik, puncak penumpukan sampah ini sekitar pukul 02.00 WIB, Senin (16/12/2024).

“Air sampai naik ke atas jembatan karena saluran tertutup sampah sehingga tidak bisa mengalir,” ucapnya.

Semakin lama air menggerus pondasi tengah hingga menyebabkan getaran di badan jembatan.

Puncaknya sekitar pukul 04.00 WIB, pondasi yang menghadap ke arah aliran air amblas hingga menjadi miring.

Lantai jembatan di atasnya juga ikut turun hingga membuat retakan tepat di bagian tengah jembatan.

“Ini dikhawatirkan hujan deras di Kalidawir, debit kembali naik, jembatannya bisa ambrol,” ucapnya.

Selain membuat jembatan nyaris putus, air kiriman dengan berton-ton sampah juga membuat sejumlah tanggul sungai nyaris jebol.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved