Banjir Sukabumi

Detik-detik Jembatan Lalay Putus Diterjang Banjir Bandang di Sukabumi, Warga: Allahu Akbar!

Inilah detik-detik jembatan Lalay di kecamatan Warung Kiara putus diterjang banjir bandang di Sukabumi Jawa Barat

Penulis: eben haezer | Editor: eben haezer
ist
Tangkap layar video detik-detik Jembatan Lalay putus diterjang banjir bandang di Sukabumi, Jawa Barat. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | SUKABUMI - Banjir bandang di Sukabumi, Jawa Barat, tak hanya menyebabkan longsor dan mobil-mobil hanyut terseret arus, Rabu (4/12/2024).

Banjir yang dipicu oleh hujan selama beberapa hari ini juga menyebabkan jembatan Lalay di kecamatan Warung Kiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, putus. 

Video detik-detik jembatan Lalay putus diterjang banjir bandang di Sukabumi ini pun viral di media sosial. 

Baca juga: Situasi Terkini Banjir Sukabumi, BPBD Sebut Tak Ada Korban Jiwa Dalam Insiden Mobil Hanyut

Dalam video yang tersebar di media sosial dan diunggah oleh akun @Sukabumiface tersebut, terlihat jembatan berwarna kuning ini tak kuat menahan diterjang arus deras air sungai. 

"Allahu Akbar," demikian teriak warga yang menyaksikan detik-detik jembatan Lalay putus. 

Seperti diberitakan, banjir hebat menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (4/12/2024).

Saking hebatnya banjir bandang di Sukabumi ini, sejumlah mobil di kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, sampai terseret arus. Video peristiwa ini bahkan jadi viral di media sosial. 

Kalaksa BPBD Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena mengatakan, dalam peristiwa mobil yang terseret banjir itu tidak ada korban jiwa.

"Dari laporan Pak Camat, korban tidak ada, kemudian dari yang pertama juga alhamdulillah tidak ada, itu yang mobil terbawa banjir di perbatasan Sagaranten dan Pabuaran alhamdulillah tidak ada korban," ujar Deden Sumpena kepada awak media di Pendopo Sukabumi, siang ini.

Deden menjelaskan, dalam peristiwa enam mobil terparkir yang terseret banjir juga tidak ada korban jiwa. Menurutnya, petugas di lapangan saat ini masih mendata kerusakan akibat banjir bandang dari luapan Sungai Cimandiri.

"Kalau yang enam mobil itu di Sagaranten, kami saat ini masih melakukan pendataan, teman-teman masih bekerja di lapangan," ucap Deden.

(tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved