Berita Terbaru Kabupaten Kediri
Banjir dan Longsor di Kawasan Pohgajih-Kesamben Ganggu Jalur Kereta, Sejumlah KA Alami Keterlambatan
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Kuswardojo, mengonfirmasi banjir dan longsor di Pohgajih-Kesamben Blitar menyebabkan terganggunya perjalanan KA
Penulis: Luthfi Husnika | Editor: faridmukarrom
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Bencana banjir dan longsor di kawasan Pohgajih-Kesamben Blitar menyebabkan terganggunya perjalanan sejumlah kereta api pada Sabtu (30/11/2024).
Akibat kejadian ini, beberapa kereta api mengalami keterlambatan signifikan, bahkan ada yang harus berhenti cukup lama di Stasiun Kesamben sebelum melanjutkan perjalanan.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Kuswardojo, mengonfirmasi bahwa meski jalur sudah kembali dapat dilalui, pembatasan kecepatan tetap diberlakukan untuk memastikan keselamatan operasional.
"Kami memprioritaskan keselamatan dalam setiap perjalanan. Jalur telah kembali dapat digunakan sejak Minggu (1/12/2034) pukul 03.05 WIB setelah dilakukan perbaikan darurat sepanjang malam," ungkap Kuswardojo.
Baca juga: Oknum Mandor SPBU di Kediri Diduga Gelapkan 16.000 Liter Pertalite, Rugi Rp226 Juta
Dua kereta yang terdampak keterlambatan cukup parah antara lain KA Malioboro Ekspres relasi Malang-Purwokerto yang mengalami keterlambatan hingga 340 menit, serta KA Majapahit relasi Malang-Pasar Senen yang terlambat hingga 385 menit.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan akibat keterlambatan ini," ujar Kuswardojo.
Kuswardojo mengatakan, PT KAI Daop 7 Madiun bergerak cepat melakukan perbaikan darurat pada jalur yang terdampak. Perbaikan dilakukan sepanjang malam oleh tim teknis untuk memastikan jalur kereta kembali aman digunakan.
Sebagai bentuk tanggung jawab, PT KAI menyediakan layanan service recovery bagi pelanggan yang terdampak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Layanan ini meliputi pemberian minuman, makanan ringan, atau makanan berat, tergantung pada durasi keterlambatan perjalanan.
PT KAI juga memberikan opsi pembatalan perjalanan dengan pengembalian 100 persen dari harga tiket bagi pelanggan yang terdampak.
"Kami mempersilakan pelanggan yang ingin membatalkan perjalanan untuk melakukannya. Pengembalian penuh akan diberikan sesuai harga tiket tertera," jelas Kuswardojo.
Dengan situasi yang telah terkendali, PT KAI berharap perjalanan kereta api di jalur tersebut dapat kembali normal seiring berjalannya waktu. Pelanggan diminta untuk tetap waspada dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.
Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman
(tribunmataraman.com)
Nasib Pilu Napi Muda di Lapas Kediri, Diduga Jadi Korban Kekerasan Sesama Tahanan |
![]() |
---|
Pemkab Kediri Kebut Perbaikan 78 Ruas Jalan, Target 89 Persen Jalan Mulus di 2025 |
![]() |
---|
BPN Kediri Tindak Lanjuti Aksi Warga Puncu, Peta Tanah Akan Dicocokkan Ulang Minggu Depan |
![]() |
---|
Ratusan Warga Puncu Geruduk Kantor BPN Kediri, Tolak Penetapan Lahan Fasos di Lahan Garapan |
![]() |
---|
MPP Kabupaten Kediri Segera Soft Launching, 20 Instansi Mulai Uji Coba Layanan Awal September |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.