Berita Terbaru Kabupaten Kedir
Pria di Desa Sambi Kabupaten Kediri Tewas Tersengat Listrik di Kolam Ikan
Warga Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, digegerkan dengan kejadian tewasnya seorang pria karena kesetrum di kolam ikan
Penulis: Isya Anshori | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI - Warga Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, digegerkan dengan kejadian tewasnya seorang pria bernama Maksun (56). Petani tersebut tewas usai tersengat listrik di kolam ikan belakang rumahnya, Jumat (8/11/2024) petang.
Kejadian ini mengejutkan para tetangga yang langsung berkerumun di lokasi begitu mendengar kabar tragis tersebut.
Kapolsek Ringinrejo, AKP Dyan Purwandi mengatakan insiden nahas kemari terjadi sekitar pukul 17.45 WIB.
Ketika itu, Mujiyah, tetangga korban, mendengar suara teriakan dari arah kolam belakang rumah. Merasa ada yang tak beres, Mujiyah bergegas menuju lokasi dan mendapati Maksun dalam keadaan tak bergerak di dalam kolam.
"Saksi panik dan langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar," kata AKP Dyan, Sabtu (9/11/2024).
Mendengar suara Mujiyah, seorang pemuda Dedi Setiawan (22) yang tinggal tak jauh dari lokasi, bersama beberapa warga lainnya, langsung membantu mengangkat tubuh Maksun dari kolam.
Sayangnya, saat diangkat, Maksun sudah tak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat yang ke Polsek Ringinrejo.
AKP Dyan menambahkan, petugas bersama tim medis Puskesmas Sambi, langsung menuju lokasi dan melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan sejumlah barang bukti seperti kabel, lampu bohlam, dan kayu penyangga lampu yang diduga menjadi sumber aliran listrik yang menyengat korban.
"Luka terbakar di jari dan bagian tubuh lainnya juga menguatkan dugaan bahwa korban tersengat listrik," bebernya.
Petugas juga menyebut bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga dugaan kuatnya adalah kecelakaan akibat korsleting listrik di sekitar kolam ikan. Dari mulut korban ditemukan keluarnya air saat tubuh dimiringkan, namun tak ada indikasi tindak kekerasan atau penganiayaan.
Keluarga korban memutuskan untuk tidak melakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.
"Mereka telah membuat surat pernyataan sebagai bentuk ikhlas atas kepergian Maksun tanpa autopsi lebih lanjut," tutupnya.
(Isya Anshori/TribunMataraman.com)
editor: eben haezer
Di Balik Aksi Anarkis Kediri: Puluhan Orang Diamankan, Polisi Dalami Aktor Intelektual |
![]() |
---|
Keterangan Lengkap Bupati Kediri Mas Dhito Usai Gedung Pemkab dan DPRD Kediri Dibakar Massa |
![]() |
---|
Perguruan Silat di Tulungagung Dilibatkan Jaga Kondusivitas, Diminta Waspadai Provokasi |
![]() |
---|
Bupati Tulungagung Ajak Tokoh Masyarakat dan Perguruan Silat Jaga Kondusivitas Daerah |
![]() |
---|
Ketua Golkar Trenggalek Terpilih Targetkan Kursi Naik 100 Persen, Siap Kolaborasi dengan Mas Ipin |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.