Liga 1

Preview Persib Vs Persebaya Surabaya: Bojan Hodak Sebut Persebaya Lebih Kuat Dibanding Musim Lalu

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak menilai lawan persebaya tidak akan mudah, karena lawan yang dihadapi merupakan tim pemuncak klasemen Liga 1

Penulis: Khairul Amin | Editor: eben haezer
habibur rohman
Pemain Persebaya menjalani latihan tim di Lapangan Thor, Surabaya. Persiapan jelang menghadapi Persib Bandung. 

Sementara itu,  Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster menyebut laga ini akan berjalan menarik karena lawan yang dihadapi merupakan tim kuat di Liga 1 musim ini/

Salah satu buktinya, Persib hingga pekan ke-7 menjadi satu dari tiga tim yang belum tersentuh kekalahan.

Persib juga tampil produktif, mencetak 13 gol dari 7 laga yang dijalani, meski lima laga diantaranya tanpa kehadiran striker utama mereka David da Silva yang sedang penyembuhan dari cedera.

"Persib salah satu tim kuat di liga 1, jadi kehilangan satu sampai empat pemain, mereka akan mendapatkan pengganti pemain (bagus) lain," kata Paul Munster.

Selain 8 pemain asing, Persib diperkuat beberapa pemain naturalisasi, Victor Igbonefo dan Marc Klock.

Marc Klok memang tidak bisa dimainkan di laga ini, namun Paul Munster yakin pelatih Persib, Bojan Hodak akan menyiapkan pengganti sepadan.

"Salah satunya Adam Alis, saya tahu kualitasnya. Jika mereka kehilangan satu atau dua pemain, mereka punya kualitas untuk mendatangkan pemain lain yang lebih kuat. Mereka punya skuad yang kuat," tegas Paul Munster.

Untuk itu, ia tidak hanya akan fokus pada satu-dua pemain tertentu, meski David da Silva sudah bisa dimainkan di laga ini.

Menghadapi Persebaya menjadi panggung David da Silva, striker asal Brasil itu sudah pulih 100 persen dari cedera.

David da Silva menjadi momok menakutkan bagi Persebaya. Striker yang pernah membela Persebaya itu gemar menjebol gawang Persebaya.

Dua pertemuan Persib dengan Persebaya musim lalu, David da Silva menjebol gawang Persebaya lima gol.

Persib juga memiliki catatan positif saat menghadapi Persebaya, lima laga terakhir sejak musim 2022 tidak terkalahkan, empat laga menang, satu laga lainnya berakhir imbang.

"Saat bermain dengan mantan tim setiap pemain pasti ingin mencetak gol, itu normal. Tapi mereka punya pemain berkualitas untuk masuk, sehingga kami tidak bisa memperkirakan mereka," kata Paul Munster.

"Kami tidak bisa santai, banyak pemain berkualitas di tim ini selain David," pungkasnya.

(khairul amin/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved