Berita Terbaru Kabupaten Kediri
Pelaku UMKM Rosela Kediri Sukses Tembus Pasar Perancis Usai Dibantu Mas Dhito
Pemilik UMKM olahan bunga Rosela berhasil menembus pasar Perancis berkat bantuan Mas Dhito.
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemilik UMKM olahan rosela dari Desa Titik, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri menyampaikan rasa terima kasih kepada Calon Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana.
Pemilik UMKM bernama Rina tersebut mengatakan, Mas Dhito, sapaan akrab Hanindhito Himawan Pramana, menunjukkan perhatian besar terhadap pengembangan sektor UMKM selama periode pertama kepemimpinannya.
Rina menuturkan bahwa berkat bantuan dari Mas Dhito, usahanya mampu menembus pasar internasional. Ia merasa dukungan yang diberikan sangat berpengaruh pada kemajuan bisnisnya, terutama dalam mengembangkan produk rosela yang diolahnya.
Selain itu, Rina mengingat saat dia meminta Mas Dhito untuk memberikan pendampingan usaha dalam proses pengolahan rosela. Dukungan ini membantunya meningkatkan kualitas produksi dan memperluas jangkauan pasarnya ke luar negeri.
"Terimakasih Mas Dhito, untuk (rosela) punya saya pribadi sudah sampai ke Perancis," kata Rina (4/10/2024).
Dulu, Rina melanjutkan, untuk harga rosela per kilogram kisaran Rp25 ribu. Usai mendapatkan perhatian dan dijadikan sebagai komoditas unggulan oleh Mas Dhito, harga rosela melonjak drastis. Bahkan, bisa menyentuh Rp70 ribu-Rp80 ribu per kilogramnya.
Dengan pendampingan yang diberikan Mas Dhito melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kopusmik) pada saat itu, terang Rina, dirinya mampu memperkuat usahanya hingga memproduksi berbagai varian olahan rosela.
"Teh (rosela) celup ada, sirup ada, ada 22 varian," jelas Rina.
Menanggapi hal tersebut, Mas Dhito mengatakan bahwa Rina mengusulkan pendampingan melalui Jumat Ngopi. Adapun Jumat Ngopi merupakan agenda rutin yang digelar Mas Dhito untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Diceritakan Mas Dhito, pada saat itu, Rina mengeluhkan harga rosela anjlok. Dengan kondisi tersebut, pihaknya menyarankan agar Rina bisa melakukan diverifikasi produk sekaligus mendapatkan pendampingan dari dinas terkait.
"Alhamdulillah, hari ini kita menjaga harga rosela," terangnya.
Hal ini diakui betul oleh Mas Dhito. Bahwa rosela dimungkinkan untuk menjadi salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Kediri. Sebab, di wilayah barat Sungai Brantas, dapat ditemukan tanaman berwarna merah ini.
Selain Rosela, Mas Dhito juga meminta agar komoditas Mangga Podang yang menjadi khas Kabupaten Kediri bisa terus dijaga kualitasnya. Pihaknya mengkhawatirkan harga Mangga Podang bisa turun jika para petani tidak bisa menjaga kualitas.
"Saya menghimbau kepada para petani Mangga Podang untuk tidak membooster Mangga Podang, biarkanlah masak pohon," ujar Mas Dhito.
(Luthfi Husnika/TribunMataraman.com)
editor: eben haezer
teh Rosela
berita terbaru kabupaten Kediri
mas Dhito
tribunmataraman.com
bunga rosela
desa Titik
Kecamatan Semen
MataLokalUMKM
Pemkab Kediri Kebut Perbaikan 78 Ruas Jalan, Target 89 Persen Jalan Mulus di 2025 |
![]() |
---|
BPN Kediri Tindak Lanjuti Aksi Warga Puncu, Peta Tanah Akan Dicocokkan Ulang Minggu Depan |
![]() |
---|
Ratusan Warga Puncu Geruduk Kantor BPN Kediri, Tolak Penetapan Lahan Fasos di Lahan Garapan |
![]() |
---|
MPP Kabupaten Kediri Segera Soft Launching, 20 Instansi Mulai Uji Coba Layanan Awal September |
![]() |
---|
Hangatnya Cangkrukan Kapolres Kediri Bersama Puluhan Lansia GUSDURian Pare |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.