Marissa Haque Meninggal Dunia

Rektor UIN Malang Ungkap Keinginan Marissa Haque yang Belum Sempat Terwujud

Rektor UIN Malang, Prof Dr Zainuddin MA menyebut, Marissa Haque Sempat Ungkapkan Keinginannya untuk Kuliah S3 Bareng Sang Anak

Editor: eben haezer
ist
Almarhum Marissa Haque (tengah) bersama Rektor UIN Malang Prof Zainuddin MA (kiri) 

TRIBUNMATARAMAN.COM | MALANG - Artis senior yang juga dosen, Assoc Prof Dr Marissa Grace binti Haque - Fawzi atau Marissa Haque meninggal dunia pada Selasa, 2 Oktober 2024 pukul 00.50 WIB.

 Ia meninggalkan suaminya, Ikang Fawzi dan dua anaknya, Isabella Muliawati Fawzi serta Marsha Chikita Fawzi.

Kematian Marissa Haque mengejutkan  Rektor UIN Malang, Prof Dr Zainuddin MA.

Zainuddin mengaku, semalam sebelum Marissa Haque mninggal dunia, dia sempat berkomunikasi.

"Kami kemarin malam ngobrol soal keluarga yang bahagia dan akan ke Malang untuk kuliah S3 dan juga mengajar," kata Zainuddin. 

Zainuddin mengingat, Marissa Haque adalah sosok yang baik, smart, cinta ilmu, dan rendah hati. 

"Dia artis senior yang kepo ilmu. Semoga diampuni segala dosanya dan diterima di sisi-Nya. Insya Allah surga tempatnya," doanya.

Kata dia pula, Marissa Haque  terakhir ke UIN Malang pada 20 Agustus 2024 lalu untuk memberi motivasi pada para maba. 

Sebelum memberi motivasi, Rektor UIN Malang memberi kesempatan pada sejumlah wartawan untuk mewawancarai almarhum di ruang kerjanya.

Marissa disebut rektor akan kuliah S3 yang kedua di UIN Malang. 

Menurut Marissa waktu itu ia ingin mengajak anak bungsunya, Chikita, kuliah S3 bersama.

Ia sudah membayangkan akan satu kelas dengan anaknya.

"Almarhum rencana akan menulis soal masalah  "Halal" untuk disertasinya serta menulis artikel di jurnal terindeks Scopus di untuk pengajuan guru besar. Jadi baru mau mulai," ceritanya.

(sylvianita widyawati/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved