Nasional

Peringati Hari Ozon Sedunia, BLDF Suarakan Isu Lingkungan Lewat Serial Web "Aku Memohon"

BLDF luncurkan serial web "Kami Memohon" di Bali untuk ingatkan peran penting pohon dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia. Berikut rinciannya

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: eben haezer
luthfi husnika
BLDF luncurkan serial web "Kami Memohon" di Bali untuk ingatkan peran penting pohon dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia. Dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia, Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) meluncurkan serial web kelima berjudul 'Kami Memohon' di Jendela Bali Restaurant, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Bali, Rabu (18/9/2024) malam. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | BALI - Dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia, Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) meluncurkan serial web kelima berjudul "Kami Memohon" di Jendela Bali Restaurant, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Bali, Rabu (18/9/2024) malam.

Serial web yang disutradarai Achmad Romie ini juga sebagai bentuk mendekatkan generasi muda dengan isu-isu lingkungan. Adapun pemeran yang turut tampil, yakni Amara Shopie, Ayya Renita, Mamang Osa, Arnold Leonard serta Dian Dipa Candra (Candil ex-Serieus).

Melalui serial web ini, BLDF menekankan kembali peran penting pohon dalam menciptakan bumi yang sehat dan baik untuk ditempati.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), U. Mamat Rahmat, yang diwakili oleh Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga KLHK Arijan Prasodjo mengatakan, pohon punya banyak kontribusi untuk kehidupan.

"Pohon memiliki banyak kontribusi untuk manusia dan seluruh makhluk hidup. Bukan hanya menyediakan oksigen gratis, tapi juga menjadi tempat penyimpanan karbon yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lain di bumi," kata Arijan.

Ia mengatakan, pelibatan generasi muda dalam kegiatan pelestarian alam dan lingkungan melalui tanam dan pelihara pohon sangat tepat.

Melalui pelibatan generasi muda dan peluncuran serial web "Kami Memohon", KLHK berharap masyarakat, terutama generasi muda semakin memiliki kepekaan dan inisiatif untuk melakukan aksi pelestarian lingkungan dan hutan dalam berbagai bentuk. "Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan BLDF," ungkapnya.

Serial Web "Kami Memohon" menceritakan empat mahasiswa, yakni Morgan, Lestari, Asri, dan Witan yang melakukan Praktik Bakti Lingkungan (PBL) di Desa Mohon Asri.

Mereka mengalami serangkaian hal misterius, terutama setelah melakukan hal-hal tidak bertanggung jawab ke pepohonan di kampung tersebut. Dalam misi membatalkan karma yang diterima, keempatnya justru mendapat pelajaran berharga untuk lebih peduli pada lingkungan.   

Sementara itu Director Communications Djarum Foundation Mutiara Diah Asmara mengungkapkan, sejak 2020 BLDF secara berkala meluncurkan serial web sebagai bentuk komunikasi kreatif dalam menyampaikan isu lingkungan.

"Kami menyasar anak muda agar amplifikasi informasi juga dapat berlangsung cepat dan menjangkau audiens yang lebih besar karena secara demografi saat ini juga didominasi oleh generasi muda," terangnya.

"Dari tahun ke tahun kami mendapatkan apresiasi positif atas tayangan serial web yang kami hadirkan dan harapannya serial ini juga mampu memantik kesadaran generasi muda akan isu-isu pelestarian lebih besar lagi,” paparnya.
 
Sementara itu Candil ex-Serieus yang memerankan tokoh Mbah Beringin menyebutkan hal-hal menarik selama proses pembuatan serial web tersebut.

"Selama tiga hari proses syuting di hutan, keteladanan untuk menghargai dan menjaga tanaman muncul dan menular saat kami melihat rekan-rekan lain juga melakukannya. Saya harap, apa yang kami pelajari ini juga dapat dipetik oleh penonton usai menonton serial web ini,” beber Candil. 
 
Di samping acara peluncuran serial web, BLDF juga menyelenggarakan aksi siap sadar lingkungan (Siap Darling) berupa penanaman 5 ribu bibit mangrove di Pemogan, Denpasar bersama 40 mahasiswa dari 11 universitas di Bali.

Tidak sekadar melakukan aksi, para peserta yang tergabung dalam gerakan Siap Darling ini turut belajar bagaimana manfaat mangrove dalam menyerap karbon bagi bumi.

(luthfi husnika/tribunmataraman.com)

editor: nadiva ariandy

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved