Berita Terbaru Kabupaten Nganjuk

Remaja di Nganjuk Tega Aniaya Neneknya Sendiri, Anggap Korban Pilih Kasih

Seorang remaja di desa Sukoharjo, kecamatan Wilangan, kabupaten Nganjuk, tega menganiaya neneknya sendiri karena menganggap sang nenek pilih kasih

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: eben haezer
Ist
Ilustrasi 

TRIBUNMATARAMAN.COM | NGANJUK - Seorang remaja, ABS (16) tega menganiaya neneknya sendiri, S (63) warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk

ABS gelap mata lantaran sakit hati. Dia menganggap neneknya itu pilih kasih terhadap ibunya ihwal urusan keluarga.

Kendati seolah membela ibunya, perbuatan ABS tentu tak dapat dibenarkan. 

Kasi Humas Polres Nganjuk, AKP Supriyanto mengatakan peristiwa penganiayaan itu terjadi, Jumat (30/8/2024) dini hari. 

Di hari itu, ABS tak bisa mengendalilan amarahnya. 

Kemudian, ABS bulat berangkat dari Mojokerto menuju rumah neneknya di Nganjuk naik motor sendirian. 

"Pelaku adalah cucu korban. Pelaku berangkat ke Kabupaten Nganjuk diam-diam. Tanpa sepengetahuan neneknya juga," katanya, Rabu (4/9/2024). 

Supriyanto melanjutkan, setibanya di lokasi, ABS langsung mencoba merangsek ke rumah sang nenek melalui jendela belakang. 

Namun, tindakan pelaku membuka paksa jendela rumah menimbulkan suara bising. 

Sang nenek pun terjaga dari tidurnya dan tertegun melihat keberadaan sang cucu. 

"Pelaku bisa membuka jendela dan masuk ke rumah. Seketika itu, pelaku memukuli neneknya," ungkapnya. 

Puas menghujani pukulan sang nenek, pelaku kabur begitu saja lewat jendela. 

S terkulai tak berdaya serta terluka akibat bogeman. 

"Korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kabupaten Nganjuk," ujarnya. 

Dia menyebut, tak berselang lama, pihaknya mendapat laporan terkait kasus penganiayaan ini.

Petugas lalu mengamankan ABS di rumahnya, wilayah Mojokerto. 

Karena masih di bawah umur, Polres Nganjuk menangani pelaku bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak setempat. 

"Motif pelaku melakukan perbuatan tersebut lantaran beranggapan sang nenek tidak adil terhadap ibunya," terang Supriyanto.

(danendra kusumawardana/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved