Berita Terbaru Kabupaten Kediri

Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Kediri Banyak Dibuat Di Bawah Kepemimpinan Bupati Mas Dhito

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, dalam tiga tahun terakhir telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam pembangunan infrastruktur

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: faridmukarrom
luthfi husnika
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, dalam tiga tahun terakhir telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam pembangunan infrastruktur 

TRIBUNMATARAMAN.COM | KEDIRI -  Kepemimpinan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, dalam tiga tahun terakhir telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Berbagai proyek yang telah dilaksanakan berkontribusi besar terhadap perbaikan ekonomi dan mobilitas masyarakat. 

Salah satu pencapaianny adalah pembangunan jembatan penghubung antara dua wilayah yang mempermudah aksesibilitas dan berdampak positif pada ekonomi lokal.


Pada tahun 2023, Bupati Mas Dhito meresmikan dua jembatan penting, yakni Jembatan Ngadi dan Jembatan Gantung Ngetrep di Kecamatan Mojo.

Baca juga: Bupati Mas Dhito Berkomitmen Tingkatkan Cakupan UHC di Wilayah Kabupaten Kediri

Kehadiran jembatan-jembatan ini memberikan dampak besar terhadap perekonomian masyarakat setempat, yang sebelumnya menghadapi kendala mobilitas.

Kini, akses yang lebih baik memudahkan masyarakat dalam beraktivitas ekonomi sehari-hari.

Pembangunan jembatan ini bukan hanya meningkatkan kemudahan transportasi, tetapi juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi lokal secara keseluruhan.

Dengan akses yang lebih baik, masyarakat dapat dengan mudah melakukan perdagangan dan kegiatan ekonomi lainnya, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan mereka.

Jembatan Ngadi merupakan akses penghubung antara Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Tulungagung.

Jembatan itu mengalami kerusakan akibat diterjang banjir pada Februari 2017 dan baru diperbaiki dan diresmikan pemanfaatannya oleh Bupati Mas Dhito.

Jembatan Ngadi dibangun menggunakan APBD Kabupaten Kediri dengan nilai Rp7,7 miliar. Jembatan tersebut dibangun dengan panjang 47 meter dan lebar 9 meter, dengan rincian 7 meter untuk jalan, 2 meter untuk trotoar kanan dan kiri.

"Kami tidak melihat ini kepemilikannya siapa dan bagaimana-bagaimananya yang terpenting jembatan ini bisa dipergunakan baik itu dari masyarakat Kabupaten Kediri maupun masyarakat Kabupaten Tulungagung," kata Mas Dhito.

Di tahun 2024, Bupati Hanindhito melanjutkan komitmennya terhadap pembangunan infrastruktur dengan meresmikan Jembatan Jongbiru yang terletak di Kecamatan Gampengrejo.

Jembatan ini sangat penting karena sebelumnya terputus selama tujuh tahun. 

"Dengan diresmikannya jembatan ini, ekonomi warga sekitar mengalami revitalisasi, membangkitkan kembali aktivitas ekonomi yang sempat terhambat. Semoga dengan dibangun kembali Jembatan Jongbiru bisa menghidupkan ekonomi warga sekitar," papar Mas Dhito.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved