Berita Terbaru Kabupaten Probilinggo

Nama 3 Spot Wisata di Kawasan Gunung Bromo Dikembalikan ke Semula, Tak Ada Lagi Bukit Teletubbies

Tiga spot wisata di kawasan Gunung Bromo dikembalikan namanya ke nama semula. Tak ada lagi nama Bukit Teletubbies, Bukit Cinta, atau Bukit Kingkong

Editor: eben haezer
ahsan faradisi
Papan pemberitahuan pengembalian nama 3 spot wisata di sekitar Gunung Bromo. 

TRIBUNMATARAMAN.COM | PROBOLINGGO - Tiga spot wisata di kawasan Gunung Bromo dikembalikan namanya ke nama semula. 

Perubahan nama 3 spot di wisata Gunung Bromo ini dilakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), tokoh masyarakat, sesepuh dan dukun Tengger setelah Upacara HUT RI ke-79.

Tiga spot wisata yang namanya dikembalikan ke nama asli itu adalah Bukit Teletubbies, Bukit Cinta, dan Bukit Kingkong. 

Untuk Bukit Teletubbies dikembalikan ke nama asal menjadi Lembah Watangan, Bukit Cinta menjadi Lemah Pasar, dan Bukit Kingkong menjadi Bukit Kedaluh.

Kembalinya 3 nama asli spot wisata itu mendapat sambutan positif dari para wisatawan.

Salah satunya Ananda, seorang wisatawan asal Kabupaten Jombang.

Menurutnya, nama-nama saat ini memang tidak sesuai dengan kondisi dan pemandangan yang ada di sekitar spot wisata di sekitar Gunung Bromo.

"Salah satunya seperti Bukit Teletubbies, awalnya saya kira di bukit itu ada Teletubbies seperti yang ada di TV, tapi setelah datang malah kayak lembah. Jadi lebih cocok namanya diubah semula," kata Ananda, Senin (19/8/2024).

Sebab, lanjut Ananda, jika dilihat pemandangan sekitar, memang lebih cocok disebut Lembah Watangan. Karena memang bentukannya yang menyerupai lembah dan hamparan taman juga tidak ada Teletubbiesnya.

"Ya kalau bagi kami sebagai wisatawan yang mengagumi keindahan alam Gunung Bromo, kami sependapat, karena memang sangat cocok kalau diubah ke nama semula, apalagi mengandung banyak sejarah," ungkap Ananda.

Hal senada disampaikan Dini, wisatawan yang sudah beberapa kali ke Gunung Bromo. Menurutnya, Lembah Watangan, memang lebih cocok dibandingkan dengan Bukit Teletubbies, karena sesuai dengan pemandangan yang ada.

"Lebih cocok memang dikembalikan ke semula, sebagaimana yang sudah jadi sejarah bagi warga Suku Tengger. Selain itu, pemandangannya juga hamparan tanaman yang indah dan bahkan lebih indah saat musim penghujan," ujarnya.

(ahsan faradisi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved