Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Pj Bupati Tulungagung Ingin Jamasan Tombak Pusaka Kiai Upas Dikemas Lebih Terbuka

Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno berharap jamasan tombak pusaka Kiai Upas digelar secara terbuka tanpa menghilangkan nuansa sakralnya

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Bilah tombak pusaka Kiai Upas sedang dibersihkan. 

Apalagi jamasan pusaka ini hanya diikuti kalangan terbatas, meski gaungnya sangat luas.

Prosesi ini bisa dikemas lebih meriah tanpa harus menghilangkan kesakralan prosesi.

“Kesakralan prosesi tetap kita pertahankan. Tapi harus mulai dibuka, harus dimulai,” pungkas Heru.

Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin, sependapat dengan ide Pj Bupati.

Menurutnya jamasan Tombak Pusaka Kiai Upas bisa melibatkan banyak kelompok kesenian.

Sebelum jamasan bisa diadakan festival seni, pasar rakyat atau kemasan lain yang biasa menggerakkan ekonomi masyarakat.

Baharudin menegaskan, kemasan ini tidak akan menghilangkan kesakralan upacara adat jamasan pusaka Kabupaten Tulungagung.

“Yang sakral itu tetap kita pertahankan. Tapi menjelang yang sakral itu bisa dikemas lagi, yang penting tetap nguri-nguri budaya yang ada,” ujarnya.  

Selama ini tidak ada siswa sekolah yang terlibat dalam prosesi jamasan.

Padahal upacara adat ini bagian dari kearifan lokal yang seharusnya bisa menjadi sumber pembelajaran.  

(David Yohanes/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved