Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Beri Masukan Antisipasi Dampak Rupiah Loyo
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Beri Masukan Antisipasi Dampak Rupiah Loyo
Dari sisi eksternal, perekonomian Amerika Serikat (AS) perlahan lahan makin membaik sejak badai inflasi ditahun 2022.
Penguatan perekonomian AS ini membuat investor memilih meninggalkan Indonesia, akibatnya tiada pundi pundi devisa baru.
Akibat situasi diatas, tahun lalu saja current account Indonesia defisit 1,6 USD Billion.
Bahkan food trade deficit Indonesia pada tahun 2023 menyentuh 5,3 USD Billion, angka tertinggi selama republik ini berdiri.
Hendaknya kita juga jangan terlena dengan data inflasi rendah di level 3 persen.
Sebab inflasi rendah semata mata tidak bisa kita baca sebagai terkendalinya harga kebutuhan pokok rakyat.
Jika disandingkan dengan sejumlah data lainnya seperti berlanjutnya keputusan sejumlah industri merumahkan karyawan, tingkat konsumsi rumah tangga pada tahun 2023 dan berjalan 2024 tidak setinggi tahun 2022.
Survei tingkat penjualan eceran jenis sandang oleh BI sejak pandemi di tahun 2020 sampai sekarang belum pulih masih did level 51,8 – 57, sedangkan periode sebelum pandemi di kisaran 150 – 240.
Data ini memperlihatkan, daya beli rakyat sedang tidak baik baik saja.
Menghadapi situasi ini, kita sebagai bangsa harus bersatu. Keadaan kedepan yang kita akan hadapi tidak akan mudah.
Hampir dipastikan The Fed masih akan bertahan di suku bunga tinggi, dan ketidakmenentuan geopolitik global, yang akan mendorong kebijakan restriktif oleh masing masing negara, demi mengamankan kepentingan nasional mereka masing masing.
Oleh sebab itu, segenap kekuatan bangsa harus bersama sama mengikatkan tali gotong royong. Dilain pihak, pemerintah harus mampu meningkatkan kepercayaan rakyat.
Ucapan dan tindakan pemerintah dan pemimpin nasional harus bisa menjadi keteladanan dalam rangka membangun kepercayaan rakyat.
Tragisnya, menghadapi situasi sulit, para pemimpin dan elit politik makin centang perenang.
Ke depan, situasi kita tidak mudah, dan harus menjadikan keadaan itu sebagai national bonding. Kesampingkan terlebih dahulu kepentingan kepentingan sesaat, di antara para elit.
Inovasi Pemasaran Guna Meraih Pasar Relung Pada Industri Kerajinan Batik di Malang |
![]() |
---|
iPhone 17 Air, Inovasi Ringan dengan Desain Baru yang Sedang Dinantikan |
![]() |
---|
Expo Inovaks Polinema, Wadah Sinergi Mahasiswa, UMKM dan Industri |
![]() |
---|
Motor Travel Bandung: Rekomendasi Rental Sepeda Motor Aman, Tarif Terjangkau dan Syarat Fleksibel |
![]() |
---|
Jurusan Teknik Kimia Polinema Berbagi Ilmu dengan 15 Guru di Kota Malang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.