Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Karyawati Bank Syariah Tipu 20 Warga Kabupaten Tulungagung, Modus Lelang Emas yang Gagal Bayar

20 Orang Menjadi Korban Dugaan Penipuan Karyawati Bank Syariah, Modus Lelang Tabungan Emas Yang Gagal Bayar

Penulis: David Yohanes | Editor: Rendy Nicko
Instagram
Ilustrasi Emas - 20 Orang Menjadi Korban Dugaan Penipuan Karyawati Bank Syariah, Modus Lelang Tabungan Emas Yang Gagal Bayar 

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - AN bersama 9 orang lainnya mengaku menjadi korban penipuan DR, seorang karyawati sebuah bank syariah di Kota Blitar.

Selain AN dan 9 orang korban, ada lebih dari 10 orang korban lain yang tidak bergabung dengan AN.

Mereka mengalami kerugian dari puluhan juta hingga miliaran rupiah.

DR sudah ditangkap oleh Polres Tulungagung atas laporan para korban dan dititipkan ke Polsek Tulungagung Kota.

AN berkisah, awalnya DR menginformasikan bahwa ada lelang emas di bank tempatnya bekerja.

“Katanya ada penabung emas yang jatuh tempo, tidak bisa membayar. Marketing menawarkan emas itu dibeli dengan harga murah, lalu dijual lagi dengan harga tinggi,” papar AN.

Dari proses ini DR menawarkan laba kepada AN dan kawan-kawan.

Harga yang ditawarkan adalah Rp 800.000 per gram, dengan paket penjualan 10 gram sehingga total Rp 8 juta.

Dari proses pembelian ini, emas kembali dijual dan AN mendapatkan laba Rp 500.000.

“Jadi kita beli Rp 8 juta, lalu dapatnya uang Rp 8,5 juta. Jadi untung Rp 500.000,” paparnya.

Awalnya proses transaksi berjalan lancar sehingga dalam satu bulan AN bisa melakukan 8 kali transaksi.

Setiap kali transaksi nilainya Rp 40 juta hingga Rp 80 juta.

AN sudah mendapatkan keuntungan sekitar Rp 30 juta,

Namun setelah melakukan 32 kali transaksi, pembayaran mulai seret.

AN mengaku uangnya sebesar Rp 95 juta belum dikembalikan oleh DR.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved