Kecelakaan Maut di Ngadas

Lokasi Kecelakaan Fortuner Maut di Ngadas Poncokusumo Malang Memang Rawan, ini Tindak Lanjut Pemkab

Lokasi kecelakaan Fortuner maut di Ngadas, kecamatan Poncokusumo, kabupaten Malang, adalah daerah rawan kecelakaan. Ini tindak lanjut Pemkab Malang

Editor: eben haezer
ist
Petugas kepolisian mengevakuasi korban kecelakaan di kawasan hutan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tepatnya di Coban Trisula Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Senin (13/5/2024). 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Tragedi Fortuner maut terjun ke jurang sedalam 100 meter di jalur kawasan hutan Coban Trisula Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tepatnya di Coban Trisula Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Senin (13/5/2024), menyebabkan 4 orang meninggal dunia. 

Diketahui, rombongan berjumlah 9 orang itu baru saja pulang dari acara pernikahan di Lumajang.

Setelah sebelumnya mendapat penanganan medis di RS Sumber Sentosa Tumpang, selanjutnya kelima korban luka dirujuk ke RS Soepraoen Kota Malang, Selasa (14/5/2024) ini.

Baca juga: Bupati Malang Jenguk Korban Fortuner Maut yang Terluka Setelah Terjun ke Jurang di Poncokusumo

Bupati Malang, Sanusi mengatakan, bahwa lokasi kecelakaan maut tersebut merupakan jalan nasional. Sehingga, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kementerian PUPR.

"Jalan itu (jalur Hutan Coban Trisula Ngadas) adalah jalan nasional. Jadi kewenangannya PUPR, bukan kewenangan Pemkab Malang. Makanya, nanti kami komunikasikan dengan Kementerian PUPR," ujarnya usai menjenguk korban terluka yang dirawat di RS Soepraoen, Selasa (14/5/2024).

Untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tak terulang kembali, Pemkab Malang telah memberikan usulan.

"Usulannya nanti pengamanan. Jadi, diberikan atau dipasang rambu-rambu yang memadai. Sehingga saat keadaan gelap, sopir bisa lebih hati-hati," terangnya.

Rencananya dalam waktu dekat, Bupati Malang Sanusi juga akan meninjau dan mengecek langsung ke lokasi kecelakaan maut tersebut.

"Mungkin besok atau lusa, saya akan survei kesana ke lokasi. Untuk mengetahui apa yang perlu dilakukan. Kalaupun itu karena gelap, nanti dipasangi lampu Penerangan Jalan Umum (PJU)," tandasnya.

(kukuh kurniawan/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved