Ledakan Balon Udara di Ponorogo

Keluarga 3 Korban Ledakan Balon Udara Berisi Petasan di Ponorogo Takut, Polisi Kesulitan Selidiki

Polisi kesulitan bertemu dengan keluarga 3 korban ledakan balon udara di Ponorogo Jatim. Mereka takut dan menutup diri

Editor: eben haezer
pramita kusumaningrum
Polisi mendatangi lokasi ledakan balon udara berisi petasan di Ponorogo Jatim yang menyebabkan 4 remaja terluka 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Polisi masih menyelidiki insiden ledakan balon udara berisi petasan di dusun Muneng Tangah, desa Muneng, kecamatan Balong, kabupaten Ponorogo, yang menyebabkan 4 remaja terluka. 

Polsek Balong juga telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. 

Namun, polisi mengaku masih menemui kendala. Salah satunya, keluarga tiga korban yang telah dipulangkan, masih tertutup. Sedangkan satu korban lagi masih dirawat di IGD RSUD Ponorogo. 

Baca juga: Dahsyatnya Ledakan Balon Udara Berisi Petasan di Ponorogo, Warga Desa Berhamburan Keluar Rumah

“Kami kesulitan menemui tiga korban. Karena keluarga yang mau kita temui, pintunya ditutup semuanya,” ungkap Kapolsek Balong, AKP Agus Wibowo, Senin (13/5/2024).

Dia menduga, keluarga 3 korban takut. 

Merespon hal itu, polisi masih terus melakukan pendekatan ke masyarakat untuk bisa mendapatkan informasi yang utuh. 

Baca juga: Kondisi Terbaru Remaja Korban Ledakan Balon Udara Berisi Petasan di Ponorogo, Sekujur Tubuh Diperban

Seperti diberitakan, balon udara yang berisi petasan meledak di Ponorogo, Jatim, dan menyebabkan 4 remaja terluka, Senin (13/5/2024).

Peristiwa ini terjadi di area persawahan Dusun Muneng Tengah, Desa Muneng, Kecamatan Balon, Kabupaten Ponorogo.

Dari 4 korban terluka, satu diantaranya harus dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kejadian ini terekam video amatir berdurasi 32 detik.

Dalam video itu ada 11 remaja.

Mereka terlihat ingin menerbangkan balon udara yang mengangkut petasan.

“Balon e ora kuat (balon udara tanpa awak tidak kuat terbang),” ungkap suara di dalam video.

Tak lama demikian, di detik ke-10 dalam video, terlihat balon udara itu meledak dengan suara yang sangat dahsyat.

Lalu ada api menyala.

Beberapa remaja yang ada di lokasi berlarian menghindar ledakan balon udara tanpa awak membawa petasan.

Di lokasi kejadian terlihat, banyak percikan kertas ada di sawah-sawah. 

(pramita kusumaningrum/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved