Penambang Pasir Hanyut di Bengawan Solo
Sudah 2 Hari Dicari, Penambang Pasir yang Hilang di Bengawan Solo Bojonegoro Belum Ditemukan
Hingga hari kedua pencarian, tim SAR gabungan belum menemukan penambang pasir yang hilang setelah hanyut di sungai Bengawan Solo, Bojonegoro
TRIBUNMATARAMAN.COM - Tim SAR gabungan yang berjumlah tak kurang dari 100 orang dan menyisir Sungai Bengawan Solo menggunakan lima perahu karet, belum menemukan sosok penambang pasir yang hilang karena hanyut, kemarin (22/4/2024).
Sore tadi, pencarian hari kedua terhadap penambang bernama bernama Ahmad Arif itu dihentikan sementara.
"Pencarian korban (Ahmad Arif, red) akan dilanjutkan lagi Rabu (24/4/2024) besok," ujarnya di lokasi, Selasa (23/4/2024) sore.
Baca juga: Empat Penambang Pasir Hanyut di Sungai Bengawan Solo Bojonegoro, Satu Orang Masih Hilang
Andrias sapaannya mengemukakan, pada hari kedua ini radius pencarian diperpanjang. Jika pada pada hari pertama yakni Senin (22/4/2024) radiusnya sepanjang 10 kilometer (km), pada hari kedua ini menjadi 17 km.
Andrias meneruskan, ada beberapa kendala dialami Tim SAR dalam pencarian Ahmad Arif di hari kedua ini. Di antaranya, lokasi pencarian dan sekitarnya diguyur hujan deras beberapa kali. Hujan ini membuat pencarian diurungkan.
"Pencarian dihentikan sementara saat hujan. Sebab, ada resiko tersambar petir bagi para personel tim SAR yang menyisir Sungai Bengawan Solo," terangnya.
Selain hujan deras, kendala lain dialami Tim SAR adalah sepanjang Sungai Bengawan Solo yang disisir memiliki arus bawah deras.
"Arus bawah Sungai Bengawan Solo yang disisir deras. Berbeda dengan arus (Sungai Bengawan Solo, red) yang nampak di permukaan," jelasnya.
Andrias pun meminta masyarakat terutama sanak keluarga Ahmad Arif bersabar. Dia menandaskan, Tim SAR akan berjuang keras untuk menemukan Ahmad Arif lalu membawanya ke rumah duka.
(yusab alfa ziqin/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.