Berita Terbaru Kota Kediri
Dispendukcapil Genjot Capaian Identitas Kependudukan Digital di Kota Kediri
Dispendukcapil Genjot Capaian Identitas Kependudukan Digital di Kota Kediri
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Rendy Nicko
TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kediri telah berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kota Kediri untuk melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
Marsudi Nugroho, Kepala Dispendukcapil Kota Kediri menjelaskan, IKD merupakan hak dasar sebagai WNI, sehingga Dispendukcapil Kota Kediri berkewajiban melayani pemenuhan hak dasar tersebut.
Di samping itu, aktivasi IKD juga getol dilaksanakan untuk mendorong capaian Mall Pelayanan Publik Digital (MPPD) Kota Kediri.
“Untuk melampaui MPPD syaratnya capaian IKD sebesar 4,4 persen. Sedangkan saat ini di Kota Kediri masih 2,4 persen, sehingga kekurangan 2 persen IKD kita kejar dalam rangka membuka MPPD kita,” jelas Marsudi, Jumat (22/3/2024).
Untuk meningkatkan capaian IKD, telah menyusun strategi jemput bola dengan menyasar komunal atau kelompok tertentu, seperti yang dilaksanakan untuk pendidik dan tenaga kependidikan.
Marsudi menjelaskan, lembaga pendidikan merupakan salah satu lembaga potensial untuk mendongkrak capaian IKD. Selain itu membuka pelayanan aktivasi IKD di Kantor Dispendukcapil Kota Kediri dan kantor kelurahan.
“Kita jalankan di jajaran SMA dan SMK, terutama kelas XII karena setelah ujian tidak ada KBM (kegiatan belajar mengajar). Sedangkan jajaran Kemenag (MA) kita sasar Senin,” ujarnya.
Sebelumnya Kementerian Dalam Negeri telah menetapkan target capaian aktivasi IKD sebesar 30 persen atau 68 ribu. “Jadi target MPPD kita 4,4 persen dikalikan 227.000 penduduk ber-KTP di Kota Kediri,” kata Marsudi.
IKD merupakan informasi elektronik yang digunakan untuk merepresentasikan dokumen kependudukan dan data balikan dalam aplikasi digital melalui smartphone.
Selain itu IKD ini dapat diunduh melalui Playstore maupun Appstore. Pemanfaatan IKD salah satunya untuk kepraktisan dalam mengakses fasilitas umum, yang mana masyarakat tidak perlu menunjukkan kartu identitas secara fisik, tetapi cukup dengan membuka Aplikasi IKD.
Sesuai dengan hasil Rakornas Kemendagri pada 27 hingga 29 Februari lalu, dalam perkembangannya IKD akan menjadi satu data.
“Pak Mendagri menyampaikan bahwa di IKD sudah ada fitur keamanan, salah satunya tidak usah di screenshoot jadi keamanan data sudah dijamin Kemendagri,” terangnya.
Di dalam IKD sudah melingkupi: KTP, KK, Surat Covid, kartu pegawai (bagi ASN), NPWP, dan BPJS. Kami mengajak warga Kota Kediri untuk menyukseskan aktivasi IKD di Kota Kediri, baik secara kelompok maupun individu.
Sementara Suhartika, Kepala SDN Ngronggo III menuturkan antusiasme peserta sangat baik sekali. Dirinya menyampaikan terima kasih kepada Dispendukcapil yang telah mengkondisikan masyarakat Kota Kediri, khususnya jajaran tenaga kependidikan.
“IKD ini sangat diperlukan kita tidak perlu bawa KTP ke mana -mana tapi lewat itu sudah bisa digunakan,” ungkapnya.
Disampaikan proses aktivasinya cukup mudah, yakni dengan mengunduh aplikasi di Playstore maupun Appstore, kemudian memasukkan NIK, email, nomor WhatsApp, dilanjutkan dengan pengambilan swafoto sudah dapat diferivikasi petugas.
(Didik Mashudi/TribunMataraman.com)
| Wali Kota Kediri Lantik Endang Kartika Sari Sebagai Pj Sekretaris Daerah |
|
|---|
| Usai Mediasi Panjang, Warga Akhirnya Buka Akses ke TPA Klotok Kota Kediri |
|
|---|
| Warga Kelurahan Pojok Tutup Akses TPA Klotok, Pengangkutan Sampah di Kota Kediri Sempat Lumpuh |
|
|---|
| Semangat Baru Usai Lebaran, Pemkot Kediri Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik |
|
|---|
| Inflasi Kota Kediri Maret 2026 Capai 4,03 Persen, BPS Ungkap Pemicu Utama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/Dispendukcapil-Kota-Kediri-melakukan-aktivasi-Identitas-Kependudukan-Digital-IKD.jpg)