Berita Terbaru Kabupaten Bojonegoro
Guru Madrasah Pelaku Pencabulan Siswa di Bojonegoro Pernah Jadi Korban Kekerasan Seksual
Guru Madrasah di Bojonegoro yagn dilaporkan mencabuli sejumlah siswa, mengaku dulu pernah menjadi korban kekerasan seksual.
TRIBUNMATARAMAN.COM - Guru salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan/Kabupaten yang mencabuli delapan siswanya, dulu juga korban pencabulan.
Hal tersebut diutarakan Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amarullah. Dia menyebut, guru berinisial MM itu pernah dicabuli semasa sekolah.
"Tersangka (MM, red) dicabuli ketika bersekolah di pondok pesantren di Lamongan. Yang mencabuli kakak kelas atau seniornya," ungkap AKP Fahmi sapaannya, Rabu (20/3/2024).
Baca juga: Guru Madrasah di Bojonegoro Dilaporkan Lakukan Kekerasan Seksual ke Sejumlah Muridnya
Pengalaman kelam di masa sekolah itu, kata AKP Fahmi sapaannya, bisa jadi sesuatu yang memicu perbuatannya dalam mencabuli sejumlah siswa tempatnya mengajar atau bekerjanya saat ini.
"Beberapa pelaku asusila sesama jenis, rerata memilki riwayat pernah menjadi korban (asusila sesama jenis, red)," jelas mantan Kasat Reskrim Polres Kepulauam Seribu itu.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang guru di salah satu MI turut Kecamatan/ Kabupaten Bojonegoro dilaporkan mencabuli sejumlah siswanya.
Seorang guru itu berinisial MM. Rabu (20/3/2024) ini, guru berusia 23 tahun itu sudah ditetapkan Satreskrim Polres Bojonegoro sebagai tersangka.
MM saat ini juga sudah ditahan di Rumah Tahanan Polres Bojonegoro. Terkait kronologi, MM dan para korbannya ini tinggal di asrama sekolah.
Dengan kesempatan itu, MM leluasa. Secara diam-diam dan menggunakan bujuk rayu, dia mencabuli para korban yang sedang tidur.
Paling dominan, MM ini dilaporkan mencium, meraba, dan memainkan alat kelamin korban. Dia juga dilaporkan menyodomi salah satu korban.
Saban usai dicabuli itu, MM mengancam korban agar tak bercerita ke siapapun. Jika nekat bercerita, korban diancam dicabul lagi dengan lebih parah.
MM juga memberi uang Rp 50.000 kepada para korbannya. Uang ini diberikan tanpa "judul" atau embel-embel. Hanya sekadar diberikan.
Adapun, pencabulan dilakukan MM kepada sejumlah siswanya itu berlangsung sekitar lima bulan. Mulai September 2023-Januari 2024, baru dilaporkan medio Maret 2024.
MM merupakan Guru Mata Pelajaran Komputer di MI setempat. Guru tinggal di Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro itu, sudah mengajar di MI setempat selama enam tahun.
Sehingga, selain para korban sudah terdata saat ini, mungkin masih ada korban lain. Mengingat, MM sudah lama mengajar.
(yusab alfa ziqin/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
Diduga Curi Kotak Amal, Seorang Jukir PPPK di Bojonegoro Diamankan Usai Diamuk Warga |
![]() |
---|
Tim Geopark Nasional Temukan Jejak Purbakala di Bojonegoro, Dari Fosil Gigi Hiu hingga Hutan Purba |
![]() |
---|
Pria di Bojonegoro Kalap Lalu Hancurkan Mobil Istrinya di Depan Sekolah |
![]() |
---|
Pasutri Warga Bojonegoro Tewas Ditabrak Toyota Innova, Diduga Sopir Mengantuk dan Kehilangan Kendali |
![]() |
---|
PA Bojonegoro Sebut Sejumlah 978 Kasus Perceraian di Bojonegoro Disebabkan Judi Online |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.