Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Pulang Kampung ke Tulungagung, Wakapolda Sumbar Resmikan Sumbangan Sumur Bor di Tenggarejo

Saat pulang kampung ke Tulungagung, Wakapolda SUmber meresmikan sumbangan sumur bor di Tenggarejo

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Brigjen Pol Gupuh setiyono bersama istri, Ny Reni Gupuh mencoba air dari sumur bor sumbangannya di Dusun Bakalan, Desa Tenggarejo, Kecamatan Tanggunggunung. wak 

TRIBUNMATARAMAN.COM -  Warga Dusun Bakalan, Desa Tenggarejo, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung bisa tersenyum.

Permukiman yang selama ini selalu kesulitan air bersih, kini mempunyai sumber air sendiri.

Sebuah sumur bor lengkap dengan penampungan air kapasitas ribuan hadir di tengah warga.

Fasilitas ini sumbangan keluarga Brigjen Pol Gupuh Setiyono yang saat ini menjabat sebagai Wakapolda Sumatera Barat.

Fasilitas ini diresmikan langsung oleh Ny Reni Gupuh Setiyono, istri Brigjen Gupuh pada Jumat (2/3/2024) sore. 

Menurut Kades Tenggarejo, Mujito, Dusun Bakalan memang wilayah di desanya yang paling sulit air.

"Satu bulan saja musim panas, air sudah mulai sulit di dapat. Di musim kemarau dusun ini langganan pengiriman bantuan air bersih," ungkap Mujito. 

Sebelumnya pihak desa berusaha mencari sumber air yang bisa dibor dengan memanggil ahli.

Hasilnya, ditemukan sumber air di kedalaman 134 meter.

Pemerintah Desa Tenggarejo pun mengalokasikan dana untuk mengalokasikan pengeboran.

"Sudah dibor, tapi mentok di kedalaman 80 meter karena bornya tidak kuat. Jadi sia-sia dana yang dialokasikan," ucap Mujito. 

Harapan tumbuh ketika Ny Reni Gupuh berkunjung ke Tenggarejo.

Ny Reni berniat membuatkan sumur bor untuk permukiman warga yang selama ini kesulitan air bersih. 

Pemdes Tenggarejo kemudian mengarahkan untuk melanjutkan proses pengeboran sebelumnya. 

"Dan alhamdulillah, pengeboran sampai ke dalaman 138 meter. Airnya sangat bagus, kandungan kapurnya tipis," ungkap Mujito.

Di sekeliling penampungan air atau toren telah dilengkapi dengan belasan kran air. 

Mujito meminta warga mengelola dengan baik, karena untuk menyedot air dari sumber dan dimasukkan ke penampungan juga membutuhkan energi listrik. 

Mujito berencana menyalurkan air dari toren lewat instalasi pipa, langsung ke rumah-rumah warga. 

"Kami sangat berterima kasih dengan pemberian sumur bor ini. Ini benar-benar membantu warga yang selama ini sulit air bersih," tegasnya.

Dusun Bakalan, Desa Tenggarejo dihuni sekitar 150 keluarga.

Setengahnya, 75 keluarga paling parah sulit mendapatkan air setiap kali kemarau datang. 

Selain mengandalkan bantuan, mereka kerap membeli air secara patungan Rp 180.000 per tanki.

Satu keluarga sekurangnya membutuhkan 4 tangki selama musim kemarau. 

"Bagi kami, lebih baik kami tidak mandi dari pada ternak kami tidak bisa minum," ucap seorang warga, Joko Budiono. 

Brigjen Pol Gupuh Setiyono, mengatakan dirinya pulang kampung karena berasal dari Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat.

Menurut jenderal bintang satu ini, niatnya membantu warga di daerah sulit air muncul saat masih bertugas di Jakarta sebagai Karoprovos Divpropam Polri.

Satu bantuan ditujukan ke Tulungagung, tanah kelahiran, satu di Sumatera Barat, tanah kelahiran Ny Reni Gupuh.

"Dan ternyata yang di Tulungagung ini yang nyambungnya cepat. Pak Saim (Kapolsek Tanggunggunung) sangat komunikatif," tutur Brigjen Gupuh. 

Dalam perjalananya, Brigjen Gupuh pindah tugas ke Sumatera Barat.

Bantuan air bersih untuk Sumatera Barat sampai saat ini masih proses, sementara di Tulungagung sudah selesai lebih cepat.

Saat Brigjen Gupuh cuti pulang kampung untuk ziarah kubur orang tuanya, sumur bor di Dusun Bakalan sudah siap dioperasikan.

"Ini juga kehendak Tuhan, saya pas cari waktu, pulang untuk nyekar di sini pas selesai. Alhamdulillah," ucapnya. 

Brigjen Gupuh berharap kehadiran sumur bor ini menjadi berkah bagi semua warga.

Warga Dusun Bakalan diharapkan tidak lagi sulit mendapatkan air bersih. 

Apalagi air bersih yang bagus menjadi salah satu kunci kesehatan masyarakat.

(David Yohanes/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer
 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved