Pemilu 2024

Partisipasi Masyarakat Kota Blitar di Pemilu 2024 Capai 85 Persen, Lebih Tinggi dari Pemilu 2019

Tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 di Kota Blitar naik jika dibandingkan pada Pemilu 2019.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Suasana di TPS 08 Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Rabu (14/2/2024).    

TRIBUNMATARAMAN.COM - Tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 di Kota Blitar naik jika dibandingkan pada Pemilu 2019.

Partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 mencapai 85,14 persen, sedang partisipasi masyarakat pada Pemilu 2019 sekitar 83,4 persen.

Bahkan, KPU Kota Blitar menyebutkan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 ini paling tinggi dalam sejarah penyelenggaraan Pemilu pasca reformasi di Kota Blitar.

"Alhamdulillah Pemilu 2024 ini partisipasi masyarakat di Kota Blitar sebesar 85,14 persen. Capaian itu jauh di atas target kami," kata Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM, Rangga Bisma Aditya, Sabtu (17/2/2024).

KPU Kota menargetkan partisipasi masyarakat sekitar 80 persen pada Pemilu 2024.

Rangga mengatakan berdasarkan hasil rekap kehadiran pemilih di 437 tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Blitar, ada 102.823 pemilih yang terdiri atas pemilih DPT, DPTb dan DPK hadir di TPS menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024.

Sedang jumlah total pemilih yang terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT), daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK) pada Pemilu 2024 di Kota Blitar sebanyak 120.742 pemilih.

"Capaian partisipasi masyarakat Pemilu 2024 ini, menurut kami merupakan yang paling tinggi dibandingkan sepanjang penyelenggaraan Pemilu langsung pasca reformasi mulai 2004, 2009, 2014 dan 2019," ujarnya.

Menurut Rangga, ada beberapa faktor yang membuat partisipasi masyarakat pada Pemilu 2024 di Kota Blitar tinggi.

Pertama, tahapan Pemilu 2024 berlangsung panjang selama 610 hari, sehingga KPU berhasil melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada semua segmen pemilih.

Kedua, faktor SDM penyelenggara Pemilu 2024 di KPU juga muda-muda. Karena, KPU tahu identifikasi pemilih Pemilu saat ini generasi Z.

Para penyelenggara Pemilu yang masih muda diharapkan bisa mengajak para pemilih pemuda datang ke TPS.

"Selama ini, anak muda punya kecenderungan idealisme, individualisme sangat tinggi. Namun, karena teman-temannya sekarang menjadi penyelenggara Pemilu, mereka ikut datang ke TPS ikut berpartisipasi, karena solidaritas mereka juga besar," katanya. 

(samsul hadi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved