Berita Terbaru Kabupaten Blitar
Sepanjang Januari 2024 Ada 190 Kasus DBD di Kabupaten Blitar
Sepanjang Januari 2024 terdapat 190 kasus demam berdarah dengue di Kabupaten Blitar. Naik 83 kasus dibanding Januari 2023
Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM - Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Blitar lumayan tinggi di awal 2024.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar mencatat ada 190 kasus DBD selama Januari 2024.
Jumlah itu naik sebanyak 83 kasus jika dibandingkan jumlah kasus DBD pada periode sama di 2023.
Pada Januari 2023 terdapat 107 kasus DBD di Kabupaten Blitar.
"Jumlah kasus DBD di Kabupaten Blitar pada Januari 2024 lumayan tinggi, ada 190 kasus. Jumlah itu naik kalau dibandingkan pada Januari 2023," kata Kepala Dinkes Kabupaten Blitar, Christine Indrawati, Sabtu (10/2/2024).
Christine mengatakan tren kasus DBD di Kabupaten Blitar memang mengalami kenaikan selama dua tahun terakhir ini.
Pada 2021, jumlah kasus DBD di Kabupaten Blitar sebanyak 140 kasus.
Lalu, pada 2022, jumlah kasus DBD di Kabupaten Blitar sebanyak 390 kasus atau naik dua kali lipat jika dibandingkan pada 2021.
Pada 2023, jumlah kasus DBD di Kabupaten Blitar kembali naik tajam menjadi 666 kasus.
"Tren kasus DBD di Kabupaten Blitar memang mengalami peningkatan selama dua tahun ini," ujarnya.
Menurut Christine, memang ada siklus peningkatan kasus DBD di Kabupaten Blitar tiap dua tahun sekali.
Sesuai data dari Dinkes Kabupaten Blitar menyebutkan juga sempat terjadi peningkatan kasus DBD pada periode 2017 sampai 2019.
Pada 2017, jumlah kasus DBD di Kabupaten Blitar hanya 99 kasus.
Lalu, pada 2018, jumlah kasus DBD di Kabupaten Blitar naik berlipat-lipat menjadi 534 kasus.
Pada 2019, jumlah kasus DBD kembali naik menjadi 608 kasus.
"Pada 2020, jumlah kasus DBD turun drastis menjadi 199 kasus dan pada 2021 juga turun lagi menjadi 140 kasus. Dan pada dua tahun terakhir ini (2022-2023), terjadi tren peningkatan jumlah kasus DBD lagi di Kabupaten Blitar," ujarnya.
Christine meminta masyarakat tetap waspada dengan tren peningkatan kasus DBD di Kabupaten Blitar.
Masyarakat diimbau tetap melakukan 3 M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mendaur ulang barang yang memiliki potensi dijadikan tempat berkembang biak nyamuk untuk mencegah penyebaran DBD.
"Kami juga mengimbau masyarakat tetap menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mencegah DBD. Lebih baik mencegah dari pada mengobati," katanya.
(samsul hadi/tribunmataraman.com)
editor: eben haezer
berita terbaru kabupaten Blitar
jumlah kasus DBD di kabupaten Blitar
Dinkes Kabupaten Blitar
demam berdarah
Kali Pertama Bupati Blitar Rijanto Mutasi Pejabat Pemkab, Ratusan Orang Kena |
![]() |
---|
Perempuan Jadi Korban Begal di Hutan Jati Sutojayan Blitar, Sepeda dan Tas Dirampas |
![]() |
---|
Proyek Pembangunan Jalan di Kabupaten Blitar Belum Dimulai Hingga Agustus |
![]() |
---|
Usulan Anggaran Pembangunan Pasar Kesamben Blitar Dapat Lampu Hijau dari Pusat |
![]() |
---|
Pemkab Blitar Usulkan 1.713 Orang Jadi PPPK Paruh Waktu ke Menpan RB |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.