Jumat, 15 Mei 2026

Liga 2

Persela Lamongan Gagal ke Semifinal Liga 2, Pelatih Djajang Nurjaman Minta Maaf

Persela Lamongan dipastikan gagal melaju ke babak semifinal Liga 2 musim ini setelah  ditahan imbang 2-2 Malut United FC

Tayang:
Editor: eben haezer
ist/persela lamongan official
Pemain Persela dihadang pemain Malut United FC di Stadion Tuban Sport Center, Minggu (28/1/2024) malam. Laga berakhir imbang 2-2. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Persela Lamongan dipastikan gagal melaju ke babak semifinal Liga 2 musim ini setelah  ditahan imbang 2-2 Malut United FC di Stadion Tuban Sport Center, Minggu (28/1/2024) malam.

Dua gol Persela pada laga ini dicetak oleh Ade Jantra (28) dan Aldi (36).

Sementara dua gol Malut dicetak oleh Jose Wilkson menit 3 dan 21.

Raihan 6 poin Persela tidak cukup menjadi modal untuk lolos ke babak semifinal, meski di laga terakhir saat menyambangi markas FC Bekasi City (3/2/2024) bisa menang.

Pelatih Persela Lamongan, Djadjang Nurdjaman (Djanur) menyampaikan permintaan maaf atas hasil minor timnya.

"Ini hasil yang tidak diinginkan, karena dengan hasil seri pada laga ini sudah dipastikan kami tidak akan lolos ke semifinal," kata Djanur.

"Sebagai pelatih kepala dari tim Persela, memohon maaf pada fans Persela karena kami tidak memenuhi ekspektasi suporter semuanya, misi untuk naik ke Liga 1 dipastikan gagal dengan hasil imbang ini," tambahnya.

Mengenai gagalnya meraih kemenangan di laga ini, mantan pelatih Persebaya itu menilai hilangnya fokus menjadi penyebab utama.

Seperti dua laga sebelumnya, Persela mendominasi permainan, namun sulit mencetak gol.

Berdasarkan catatan statistik PT LIB, di laga ini penguasaan bola Persela mencapai 59 persen. Menciptakan 18 tembakan, 9 diantaranya mengarah ke gawang lawan.

Sementara Malut United FC menciptakan 13 tembakan, 4 diantaranya mengarah ke gawang.

Persela menciptakan 14 kreasi peluang. Sementara Malut United FC hanya 3 kreasi peluang.

Sayangnya, gawang Persela harus kebobolan lebih dulu di menit-menit awal.

"Faktor fokus, kami tim pelatih sudah selalu mengingatkan, danger time, sudah beberapa kali kami kemasukan di awal laga, dan ini masih terulang, sudah kami evaluasi," kata Djanur.

Ia juga menayangkan satu keputusan wasit yang dinilainya kurang tepat, dimana itu sangat merugikan Persela.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved