Berita Terbaru Kabupaten Lamongan

Baru Diresmikan Ketum PP Muhammadiyah, Masjid Asy-Syifa RSML Terinspirasi Masjid Córdoba dan Nabawi

Masjid Asy-Syifa’ Rumah Sakit  Muhammadiyah Lamongan (RSML) , diresmikan Rabu (17/1/2024). Masjid ini mengusung corak masjid Nabawi dan Cordoba

Editor: eben haezer
ist
-Masjid Asy-Syifa’ Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) senilai Rp 43 miliar diresmikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr KH Haedar Nashir, M.Si, Rabu (17/1/2024). 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr KH Haedar Nashir, M.Si, meresmikan Masjid Asy-Syifa’ Rumah Sakit  Muhammadiyah Lamongan (RSML) , Rabu (17/1/2024).

Masjid tersebut dibangun dengan anggaran Rp 43 miliar.

Saat meresmikan masjid Asy-Syifa', Haedar didampingi  Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, dr Sukadiono,  Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, Shodikin dan Direktur RS Muhammadiyah Lamongan, dr Umi Aliyah. 

Direktur RSML, dr Umi Aliyah mengatakan, masjid Asy-Syifa’ RSML di Jalan Jaksa Agung Suprapto ini akan menjadi pusat ibadah  yang memberi ruang besar untuk keseimbangan keilmuan dan keislaman berkembang. 

"Memberi kemakmuran pada jamaah dan Rumah Sakit dengan kebaikan ketaatan dan kesungguhan mencari pengobatan sebagai sunnah yang diikhtiarkan," kata Direktur RSML, dr Umi Aliyah di sela-sela peresmian Masjid Asy-Syifa’, Rabu (17/1/2024).

Dia mengatakan, nama masjid disesuaikan dengan ruang lingkup RSML, bernama  Asy Syifa yang berarti penawar. Obat bagi penyakit, ketakutan, kekhawatiran dan kesyirikan yang berpangkal pada kebodohan dan kurangnya pengetahuan. 

Masjid Asy-Syifa’ RSML dirancang oleh 2 arsitek, Faisal Bahar dan Vinisalasi Ramadhanti.

Konsep masjid ini mengetengahkan filosofi masjid yang menjadi simbol kejayaan Muhammadiyah di Lamongan, terinspirasi dengan kejayaan Islam pada masa Turki Usmani dengan corak antara Masjid Córdoba dan Masjid Nabawi.

Mulai dibangun pada pertengahan tahun 2022, kurang lebih dalam waktu 20 bulan penyelesaian, sampai akhirnya rampung di Januari 2024. Pembiayaan pembangunan masjid diperoleh dari dana sumbangan/aghniya dan dana RSML yang total kebutuhannya mencapai Rp 43 miliar.

Fasilitas Masjid Asy-Syifa' RSML

Masjid Asy-Syifa’ RSML dapat menampung 1500 jamaah.

Masjid juga dilengkapi dengan sarana lift sebanyak 2 unit yang diperuntukkan jamaah laki-laki dan perempuan.

Di lantai basement masjid, tersedia tempat wudhu dan kamar mandi, bagi jamaah laki-laki dan perempuan, masing-masing sebanyak 9 kamar mandi dan 1 kamar mandi untuk difable.

Di lantai basement, terdapat ruang serba guna dengan kapasitas ratusan orang, dapat dimanfaatkan masyarakat umum yang mengadakan berbagai acara seperti pernikahan, seminar dan lain-lain.

Tersedia pula Kantor Layanan LazisMu (KLL) RS Muhammadiyah Lamongan, perkantoran KBIHU Labbaik RSML yang senantiasa melayani kebutuhan masyarakat dengan membersamai perjalanan ibadah haji dan umroh, perkantoran takmir masjid serta kantor Dewan Pengawas Syariah (DPS) RSML.

Masjid ini dilengkapi pula dengan ruang baca (perpustakaan), akses wifi dan kamar musafir untuk para musafir sebanyak 6 tempat tidur.

Selain itu, untuk menunjang kebutuhan air, pada lantai underground ada Ground Water Treatment (GWT) dengan kapasitan tandon bawah 12.000 M⊃3; dan tandon atas 10.000 liter. 

Sebagai fasilitas penunjang, disediakan lahan parkir kendaraan dengan kapasitas 100 mobil dan 500 motor. Kedepannya, akan di lengkapi dengan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) sebanyak 3 unit mesin.

"Kami meyakini Masjid Asy-Syifa’ RSML menjadi bagian penting menguatkan misi RSML yaitu Mengembangkan Sumber Daya Insani yang berkarakter Islami, berwawasan Muhammadiyah, dan Profesional," ungkapnya.

Keberadaan Masjid Asy-Syifa’ RSML juga semakin menguatkan karakter RSML sebagai RS yang tersertifikasi RS Syariah dan sebagai Amal Usaha Muhammadiyah, dimana Gerakan Muhammadiyah tak lepas dari gerakan dakwah dan tajdid. Bahwa sehat tidaklah hanya soal fisik, tetapi juga sehat secara sosial dan jiwa atau spiritual.

Setelah pembangunan masjid,  dilanjutkan dengan membangun gedung Instalasi Gawat Darurat. Istilahnya IGD RSML akan tampil dengan gedung yang baru (IGD RSML Reborn), yang lebih modern dan berkemajuan, dalam rangka menyikapi misi RSML menjadi Rumah Sakit Pusat Kegawatdaruratan berstandar internasional sekaligus menyesuaikan kebutuhan sebagai Rumah Sakit kelas B Pendidikan.

Terilhami dari teologi Al Insyirah, maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.

"Semoga Asy Syifa kan menjadi Mercusuar, petunjuk terang akan kebaikan sunnatullah kesehatan, " pungkasnya.

(Hanif Manshuri/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved