Senin, 20 April 2026

Kebakaran Kantin UIN Tulungagung

Kebakaran Kantin UIN Tulungagung KembalI Terjadi, Kali ini Karena Puntung Rokok

Kebakaran di Kantin UIN Tulungagung kembali terjadi. Kali ini disebabkan karena puntung rokok di tumpukan kardus

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/david yohanes
Petugas pemadam kebakaran melakukan pendinginan di lokasi kebakaran kantin UIN Tulungagung 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Kantin di belakang gedung Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah terbakar, sekitar pukul 15.45 WIB Rabu (13/9/2023).

Api melalap tempat makan kantin dan merembet ke bagian dapur.

Api diduga berasal dari tumpukan material yang ada di samping kantin di bagian belakang kampus ini.

Baca juga: Kantin di UIN Tulungagung Terbakar, Dipicu Obat Nyamuk Untuk Usir Lalat

“Kami menerima laporan ada kebakaran di Kampus UIN sekitar pukul 16.00 WIB. Kami lalu meluncur dengan dua mobil kebakaran dan sebuah mobil tangki penyuplai air,” terang Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Gatot Sunu Utomo.

Lanjut Gatot, api pertama kali muncul di tumpukan kardus dan triplek yang ada di samping kantin.

Diduga ada seseorang yang membuang puntung rokok ke arah tumpukan barang bekas ini.

Dari puntung rokok itu kemudian menjalar dan muncul kobaran api yang cepat membesar.

“Kondisi saat ini kering dan angin bertiup kencang sehingga api sangat mudah tersulut kemudian membesar,” tambahnya.

Dari tumpukan kardus dan triplek itu, api merembet ke tumpukan bayu yang mepet dengan dinding kantin.

Api terus menjalar dengan cepat karena kerasnya tiupan angin sehingga membakar rangka atap kantin dan bagian dapur.

Bagian ruang makan rusak paling parah karena rangkanya terbuat dari kayu.

Sedangkan bagian dapur masih kuat menahan api karena rangkanya terbuat dari besi.

“Barang-barang di dapur juga berhasil diselamatkan. Hanya ruang makan kantin yang rusak parah,”  tutur Gatot.

Sementara pemilik kantin, Leni, mengaku tidak tahu pasti sumber api.

Saat kejadian ada sekitar 30 orang yang sedang makan dan semuanya kabur menyelamatkan diri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved