Senin, 11 Mei 2026

Kebakaran Sekretariat PPS di Trenggalek

Sekretariat PPS di Trenggalek Terbakar, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Sabotase

Polisi memastikan tak ada unsur kesengajaan atau sabotase dalam kebakaran kantor Sekretariat PPS desa Dompyong, kecamatan Bendungan, Trenggalek

Tayang:
Penulis: Sofyan Arif Chandra | Editor: eben haezer
ist
Sekretariat PPS Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek Ludes Terbakar, Rabu (5/7/2023). 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Satreskrim Polres Trenggalek melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran kantor sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Rabu (5/7/2023).

Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim memimpin langsung olah TKP insiden kebakaran yang terjadi di bangunan milik pemerintah desa tersebut.

"Sekretariatnya berada di samping balai desa dompyong, pihak pemerintah desa memfasilitasi PPS untuk dijadikan sekretariat," ucap Agus, Rabu (5/7/2023).

Baca juga: Kebakaran Sekretariat PPS di Trenggalek, Lemari Arsip Ikut Hangus

Agus mengatakan hasil olah TKP menunjukkan kebakaran disebabkan adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik.

"Kami juga sudah mengundang PLN untuk melihat dan menguji apakah betul terjadinya korsleting seperti dugaan awal," lanjutnya.

Agus memastikan tidak ada unsur sabotase atau kesengajaan yang menyebabkan terjadinya kebakaran tersebut walaupun memang sejumlah barang berharga hangus dilalap api mulai dari komputer, printer, hingga berkas berita acara pleno.

"Tidak ada dampak yang sampai menghambat tahapan pemilu 2024 karena data sudah terinput di PKK sehingga sudah aman, baik daftar DPT (daftar pemilih tetap) maupun data lainnya," terang Agus.

Baca juga: PPDB SMP Negeri di Trenggalek Diperpanjang Karena Sepi Pendaftar

Diberitakan sebelumnya, sekretariat PPS desa Dompyong, kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek terbakar, Rabu (5/7/2023).

Plt Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Trenggalek, Stefanus Triadi mengatakan api diketahui pertama oleh warga yang tinggal bersebelahan dengan sekretaris PPS tersebut pada pukul 07.45 WIB.

"Awalnya saksi mengetahui kebakaran adalah dari mencium bau sangit atau gosong. Setelah dicari ternyata muncul kepulan asap dari sekretariat PPS tersebut," kata Triadi, Rabu (5/7/2023).

Saksi kemudian berteriak mencari pertolongan kepada warga sekitar hingga anggota Koramil dan Polsek Bendungan bersama warga sekitar datang untuk membantu memadamkan kobaran api dengan alat seadanya.

"Api baru bisa dipadamkan pukul 08.00 WIB," lanjutnya.

Dugaan sementara kebakaran disebabkan karena korsleting listrik yang memicu timbulnya api.

Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah barang berharga mulai dari satu printer, satu set komputer, satu buah lemari box hingga arsip.

"Kerugian materiil keseluruhan ditaksir sekitar Rp 10 juta," pungkasnya.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved