Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil

Pengacara di Surabaya Jadi Korban Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Tas Berisi Barang Berharga Raib

Dian Ayu Paramita, pengacara di Surabaya menjadi korban pencurian modus pecah kaca mobil, Rabu (21/6/2023) sore. Tas berisi barang berharga raib

Editor: eben haezer
ist
Kaca mobil Toyota Fortuner milik seorang pengacara di Surabaya yang dipecah pelaku pencurian, Jumat (23/6/2023). Pelaku berhasil membawa kabur tas berisi barang-barang berharga 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Dian Ayu Paramita, pengacara di Surabaya menjadi korban pencurian modus pecah kaca mobil, Rabu (21/6/2023) sore. 

Selain kaca mobil Fortuner miliknya pecah, insiden itu juga menyebabkan tas yang dia letakkan di mobil raib. 

Tas itu berisi ponsel, dompet berisi uang Rp 1 juta, dan STNK, KTP, kartu BPJS, dan 2 lembar kartu ATM. Diperkirakan, kerugian yang dia alami sekitar Rp 10 juta. 

Insiden tersebut, terjadi setelah dirinya memarkirkan mobil Fortuner miliknya di depan kantornya, Jalan Kutai No 72, Darmo, Wonokromo, Surabaya, sekitar pukul 16.30 WIB. 

Ceritanya, Mita saat itu singgah ke salah satu kantornya di alamat tersebut. Rencananya ia cuma sebentar untuk mengambil sejumlah berkas di dalam kantor. 

Oleh karena itu, ia sengaja memarkirkan mobilnya Toyota Fortuner bernopol L-1111-ITA itu di bahu jalan, tepat depan trotoar yang berbatasan dengan halaman kantornya. 

Menurut Mita, dia meninggalkan mobil sekitar 25 menit. 

Setelah itu, ia bergegas keluar dan kembali menuju mobilnya, dengan maksud melanjutkan perjalanan. 

Bak disambar petir di siang bolong. Mita dikagetkan melihat kondisi kaca bagian pintu depan sisi kanan mobilnya pecah berlubang, dan tas berisi sejumlah benda berharga miliknya raib. 

"(Yang hilang) Ponsel Samsung A71 dan dompet, charge iPhone, uang tunai sekitar satu jutaan. Di dalam dompet ada STNK Fortuner L-1111-ITA, ATM, KTP, NPWP, BPJSKES, BPJSTK, member Starbucks, member Excelso," ujarnya, Jumat (23/6/2023). 

Mendapati kondisi tersebut, Mita bergegas lari kembali ke dalam kantornya dan meminta bantuan teman-temannya untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku. 

Berdasarkan informasi yang dihimpunnya dari sejumlah pedagang makanan dan penjaga parkir di sekitar area kantornya, Mita menduga pelakunya berjumlah dua orang yang mengendarai sepeda motor.

"Benar (diduga pelaku 2 orang dewasa), tetapi untuk merek motor saya lupa, cuma pakai motor laki sejenis GL atau Megapro," jelasnya. 

Selain itu, ia mengaku juga telah melaporkan kejadian tersebut ke markas kepolisian setempat. 

Dan sejumlah anggota kepolisian dari polsek setempat sudah melakukan olah TKP untuk menelusuri keberadaan para pelaku. 

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved