Jumat, 10 April 2026

Berita Terbaru Kota Kediri

Dinas Pendidikan Kota Kediri Canangkan Pramuka Berkebutuhan Khusus

Dinas Pendidikan Kota Kediri menggandeng Gerakan Pramuka Kwarcab Kabupaten dan Kota Kediri, mencanangkan program Pramuka Berkebutuhan Khusus

Penulis: Didik Mashudi | Editor: eben haezer
ist
Dinas Pendidikan Kota Kediri menggandeng Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten dan Kota Kediri mencanangkan program Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK), Selasa (6/6/2023). 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Dinas Pendidikan Kota Kediri menggandeng Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten dan Kota Kediri  mencanangkan program Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK), Selasa (6/6/2023).

Program ini telah disosialisasikan kepada 5 Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Kediri dan 25 SLB di Kabupaten Kediri serta dihadiri 30 Kepala SLB dan 30 Pembina SLB.

Marsudi Nugroho, Ketua Harian Kwartir Pramuka Cabang Kota Kediri yang juga Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kediri menjelaskan, program ini digalakkan dengan tujuan agar anak-anak berkebutuhan khusus mempunyai hak yang sama dengan anak normal.

 “Jadi adik-adik SLB kita ajak pelatihan dasar brigadir penolong meliputi, pertolongan pertama pada kecelakaan, kebakaran dan lainnya dengan tujuan jika dia tidak bisa menolong orang lain setidaknya bisa menolong dirinya sendiri,” jelasnya.

Kegiatan PBK dapat terselenggara atas dasar Undang-Undang Gerakan Pramuka nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. 

Kendati demikian, metode pembinaan Pramuka untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memiliki sejumlah perbedaan dengan metode pembinaan pada Pramuka untuk anak non ABK.

Pada PBK, kegiatan pembinaan dilakukan oleh pembina umum yang didampingi guru ABK, yang mana pada satu ABK memiliki satu pendamping guru ABK.

Jenis kegiatan pada PBK tidak bisa disamakan dengan Pramuka untuk anak non ABK. Pada Pramuka non ABK terdapat 22 Syarat Kecakapan Umum (SKU) yang harus ditempuh, sedangkan pada SLB terdapat 8 SKU yang difokuskan pada keterampilan anak.

“Nanti adik-adik menempuh Tanda Kecakapan Khusus (TKK), kalau terampil di bidang seni akan diberi TKK seni, kalau terampil di bidang melukis akan diberi TKK bidang melukis sesuai keterampilannya,” jelasnya. 

Program yang akan diterapkan pada 5  SLB di Kota Kediri ini berhasil meraih respon positif dari para orang tua.

Menurut Marsudi, orangtua siswa SLB merasa sangat bangga dengan adanya PBK. Di samping itu ada dukungan dari kalangan Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Bidang Kepramukaan Provinsi Jawa Timur.

Dispora Provinsi Jawa Timur mempunyai kewenangan untuk membimbing dan mendukung pembinaan kepramukaan secara berkelanjutan.

Marsudi berharap anak-anak PBK di Kota Kediri mempunyai masa depan yang cerah.

“Harapannya mereka bisa bersosialisasi dan diterima di instansi pemerintah juga berkat dukungan dari Wali Kota Kediri bahwa beliau sangat mendukung kegiatan pramuka berkebutuhan khusus,” jelasnya.

(didik mashudi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved