Senin, 4 Mei 2026

Berita Terbaru Kabupaten Tulungagung

Ledakan Berulang di SMA Katolik Santo Thomas Aquino Gegerkan Warga Tulungagung, Muncul Percikan Api

Ledakan Berulang Kali di SMA Katolik Santo Thomas Gegerkan Warga Kabupaten Tulungagung, Kotak Kwh Terbakar Berhasil Dipadamkan

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: Rendy Nicko
Petugas di lapangan untuk Tribun Mataraman
Ledakan dan percikan api dari kotak KWH Meter SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung, Rabu (31/5/2023) 

TRIBUNMATARAMAN.COM, TULUNGAGUNG - Suara ledakan berulang kali terdengar dari arah SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung dan mengegerkan warga sekitar, Rabu (31/5/2023) malam.

Selain suara ledakan, juga terdapat kobaran api yang berasal dari kotak KWH meter SMA Katolik Santo Thomas Aquino Tulungagung yang terbakar sekitar pukul 20.20 WIB.

Muncul ledakan berulang kali selama lebih dari 15 menit yang membuat warga sekitar di Kabupaten Tulungagung panik.

Namun api tidak sampai menjalar ke bagian lain dan menimbulkan kerusakan yang lebih besar.

Baca juga: BREAKING NEWS - Siswa TK Asal Jember Tenggelam di Kolam Renang Akbar Zoo di Banyuwangi

Penjaga sekolah, Kasiadi, mengaku sedang ada di pos Satpam menunggu giliran ganti jaga.

Tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat keras dari arah losong sekolah.

“Begitu ada ledakan, saya langsung cari sumbernya. Ternyata berasal dari kotak meteran,” ungkap Kasiadi.

Lokasi KWH meter ini ada di lorong, penghubung gerbang sekolah dengan halaman dalam.

Setelah terjadi ledakan listrik tetap menyala, namun muncul percikan dari kotak KWH meter.

Kasiadi saat itu bermaksud mengambil alat pemadam api ringan (APAR) yang ada di dalam kantor, namun dicegah warga.

“Warga teriak-teriak melarang saya lewat Lorong, karena di sama ada meteran yang terbakar tadi. Apalagi percikan apinya besar dan menyebar kemana-mana,” tuturnya.

Sekitar 15 menit terus terjadi ledakan besar disertai percikan bunga api dari arah KWH meter.

Setelah itu aliran listrik di sekolah ini sempat padam sebentar dan percikan bunga api menghilang.

Namun tidak berselang lama kembali muncul ledakan dan bola api, dan lampu-lampu kembali menyala.

“Lalu lampu padam lagi, muncul ledakan yang lebih banyak lagi disertai bunga api. Lalu ada warga yang menelepon pemadam kebakaran,” ujar Kasiadi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved