Selasa, 28 April 2026

Berita Terbaru Kabupaten Blitar

Gudang Home Industry Bantal dan Kasur di Binangun Blitar Terbakar, Pemicunya Dari Mesin Diesel

Sebuah gudang home industry bantal dan kasur di kecamatan Binangun, kabupaten Blitar, terbakar, Minggu (14/5/2023)

Tayang:
Editor: eben haezer
imam taufiq
Sisa-sisa kebakaran gudang bantal dan kasur di Binangun, kabupaten Blitar 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Gudang home industry bantal dan kasur di desa Ngadri, kecamatan Binangun, kabupaten Blitar, Minggu (14/5/2023) terbakar. 

Api berkobar dengan cepat sehingga dikhawatirkan menjalar ke rumah warga yang ada di sekitar usaha milik Wahyudi (54) tersebut.

Meski kapuk segudang yang diperkirakan senilai Rp 200 juta itu tak berhasil diselamatkan, namun api berhasil dipadamkan sehingga tak sampai menyentuh ke rumah warga lainnya.

Bahkan, gudang depan milik korban, Wahyudi, pun tak sampai tersentuh api. Padahal, di gudang depan itu berisi kasur dan bantal yang sudah siap dipasarkan.

"Meski membakar bahan yang mudah terbakar namun untungnya api berhasil dipadamkan sehingga bisa mengantisipasi kerugian korban lebih besar," kata AKP Heri Purnomo Yulianto, Kapolsek Binangun.

Menurutnya, petugas masih melakukan olah TKP. Namun dugaan sementara, kebakaran diduga dipicu percikan knalpot mesin diesel yang dipakai untuk penggerak buat menggiling kapuk.

Perlu diketahui, sebelum kapuk itu dijadikan isi kasur, bantal, harus dibersihkan dari bijinya atau klenteng. Caranya, digiling dengan menggunakan mesin diesel buat penggeraknya.

"Pagi itu (Minggu) ada orang kerja sehingga mesin gilingnya operasional. Termasuk, ada istri korban (Marsiah (53), juga berada di lokasi itu untuk membantu ibu-ibu lainnya, yang sedang mengerjakan pembersihan kapuk," ungkapnya.

 "Ya, terjadi kepanikan yang luar biasa, wong namanya kebakaran. Dan, bukan hanya yang bekerja namun warga juga langsung berdatangan," ujarnya.

Dia menambahkan, Meski warga sudah berusaha memadamkan api dengan cara sebisanya namun tak bisa maksimal, sehungga harus didatangkan satu unit mobil pemadam kebakaran. "Satu jam kemudian setelah didatangkan satu unit mobil pemadam kebakaran, api baru bisa dipadamkan," pungkasnya.

(imam taufiq/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved