Razia Pengamen di Tulungagung
Razia Pengamen dan Pengemis di Tulungagung Makin Gencar, Sembilan Orang Diamankan
Satpol PP Tulungagung bersama TNI, Polri, dan Dinsos makin gencar melakukan razia pengamen dan pengemis. Dalam sehari, sembilan orang diamankan
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
TRIBUNMATARAMAN.COM - Petugas gabungan Satpol PP bersama TNI, Polri dan Dinas Sosial kembali merazia para pengamen dan pengemis di wilayah Kecamatan Tulungagung, Jumat (5/5/2023).
Razia ini untuk menindaklanjuti aduan masyarakat yang mengeluhkan keberadaan para pengamen dan pengemis ini.
Hasilnya ada 9 orang yang ditangkap, terdiri dari 7 pengemis, seorang pengamen dan tukang kibas debu kaca mobil atau tukang sulak.
Baca juga: Kabupaten Tulungagung Kota Favorit Pengamen dan Manusia Silver, Warganya Suka Memberi
“Kemarin dan hari ini totalnya ada 12 orang. Patroli gabungan akan kami laksanakan dua kali dalam seminggu,” terang Sekretaris Satpol PP Tulungagung, Yulius Rama Isworo.
Selain operasi gabungan, Satpol PP juga melakukan patroli mandiri 3-5 kali setiap hari.
Yulius mengungkapkan, dari 12 orang ini 6 di antaranya berasal dari luar wilayah Tulungagung.
Mereka datang ke Tulungagung karena menilai warganya suka memberi sehingga mudah mendapatkan uang.
“Tulungagung masih dilihat sebagai lokasi yang mudah untuk mendapatkan uang bagi mereka,” sambung Yulius.
Baca juga: Satpol PP Tulungagung Buru Pengamen yang Pukul Mobil Warga di Simpang Empat Jepun
Karena itu Yulius meminta masyarakat tidak memberikan uang kepada para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Diakuinya, niat awal masyarakat sebenarnya untuk beramal dengan memberikan uang kepada para PPKS.
Namun menurutnya, lebih baik sedekah diarahkan ke tempat yang tepat, seperti masjid, musala dan panti asuhan.
“Kita berikan uang kepada PPKS, kita tidak tahu uangnya dipakai apa. Lebih baik salurkan ke tempat yang tepat,” tegasnya.
Lebih jauh Yulius juga meminta masyarakat jika ada PPKS yang dianggap mengganggu kenyamanan.
Sementara Pekerja Sosial Dinas Sosial Tulungagung, Wiwik Sri Wulan, khusus untuk warga Tulungagung akan diupayakan untuk pelatihan.
Sebelumnya ada PPKS yang masih muda minta pelatihan otomotif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/mataraman/foto/bank/originals/razia-pengamen-dan-pengemis-di-tulungagung.jpg)