Berita Terbaru Malang Raya

Tak Punya Solusi Bayar Utang, Pemuda di Malang 7 Kali Bobol Kotak Amal Masjid

Berdalih untuk membayar utang, pemuda di Gondanglegi, kabupaten Malang, nekat membobol kotak amal. Bukan hanya sekali, tapi tujuh kali

Editor: eben haezer
Muhammad Sudarsono
ilustrasi pencurian kotak amal 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Berdalih untuk melunasi utang, Hermawan (26), pemuda asal desa Sukonolo, kecamatan Bululawang, kabupaten Malang, nekat membobol kotak amal di sejumlah masjid dan musala. 

Akibat pencurian kotak amal itu, Hermawan kini harus berurusan dengan polisi. 

Pengakuan Hermawan, pencurian kotak amal itu sudah 7 kali dia lakukan di lokasi yang berbeda.

Terkahir kali, Hermawan diamankan saat mengambil kotak amal di wilayah Gondanglegi.

Kapolsek Gondanglegi, Kompol Pujiyono mengatakan, Hermawan melakukan pencurian pertama kali di musala. Al-Munawaroh Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, pada 11 Januari 2023.

Kemudian, oleh warga dilaporkan ke Polsek Gondanglegi atas kehilangan kotak amal.

"Warga lapor menunjukkan CCTV di hari pelaku mencuri kotak amal di musala tersebut," ujar Pujiyono, Sabtu (4/2/2023).

Selanjutnya, Hermawan mengulangi perbuatannya dengan mencuri kotak amal di masjid Al-Ibrohimi, Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, pada 1 Februari 2023. 

Aksi ini diketahui oleh warga setempat saat mengecek kondisi lampu masjid Al-Ibrohimi. Saat itu saksi melihat kotak amal yang ada di teras telah berubah posisi tidak seperti biasanya. 

"Karena curiga, saksi mengecek kotak amal dan ternyata kotak amal tersebut sudah dalam keadaan rusak di bagian engsel dan uang sejumlah Rp 1 juta sudah tidak ada," jelasnya. 

Saat itu juga, saksi melaporkannya ke Polsek Gondanglegi atas hilangnya uang di kotak amal masjid Al-Ibrohimi. 

Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan telah mengantongi alamat pelaku yang ada di Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang. 

"Karena keberadaanya tidak tahu, kami berpesan kepada masyarakat yang mengetahui pelaku mirip seperti di CCTV segera informasikan ke polisi," tuturnya. 

Kemudian, pada Jumat (3/2/2023) pukul 10.20 WIB, anggota polisi menerima informasi dari perangkat Desa Gondanglegi Wetan terdapat seseorang yang mirip dengan pelaku yang ada di CCTV termasuk ada kemiripan motor yang dikendarai.

Selanjutnya anggota Unit Reskrim Polsek Gondanglegi datang ke lokasi dan mengecek motor, helm, jaket dan celana yang digunakan oleh pelaku mirip dengan yang ada di CCTV. 

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved