Selasa, 5 Mei 2026

Berita Tulungagung

Kemenkes RI Kepincut Sistem Informasi Satu Data di Dinas Kesehatan Tulungagung

Digitalisasi data kesehatan yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan.

Tayang:
Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
tribunmataraman/david yohanes
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rokhmat. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Digitalisasi data kesehatan yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan.

Aplikasi yang dikembangkan Dinkes dinilai bisa menjadi solusi untuk menyatukan data dari fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta.

Menurut Kepala Dinkes Tulungagung, dr Kasil Rokhmat, selama ini data dari  Faskes pemerintah dan swasta terpisah.

"Karena laporannya terpisah, petugas jadi sibuk untuk mengumpulkan laporan," terang dr Kasil.

Contohnya, untuk mengetahui pasien yang kena diare, maka petugas harus menghimpun data secara manual.

Petugas harus meminta data dari Puskesmas, rumah sakit swasta maupun dokter praktik.

Dengan aplikasi pelaporan yang terintegrasi, maka seluruh data akan terkumpul jadi satu.

"Sekali input data, semua langsung terkumpul jadi satu. Sehingga memudahkan untuk dipakai apa pun," sambung dr Kasil.

Dengan aplikasi ini maka ada pengarah untuk menyatukan data.

Penyatuan data ini untuk program Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).

Sebelumnya petugas penyuluhan preventif dan promotif tidak berdasar data pasien yang sakit di RS swasta, klinik dan dokter praktik.

"Kerjanya jadi serampangan karena tidak berdasar data. Sekarang ada datanya, di rumah sakit ketemu apa, di klinik ketemu apa, di dokter praktik ketemu apa, ditindaklanjuti di keluarga," papar dr Kasil.

Sistem pelaporan ini sebelumnya ada di aplikasi bidan desa dan perawat desa.

Dengan aplikasi ini petugas menindaklanjuti dengan pembinaan di rumah pasien, penguatan perilaku hidup bersih dan sehat di masing-masing keluarga.

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan menilai program ini bagus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved