Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Blitar

Kabel PLN Putus yang Melintang di Jalan Menyebabkan Pasutri di Blitar Tewas, Kronologinya Miris

Pasangan suam iistri di Talun, Blitar, meregang nyawa kesetrum listrik tegangan tinggi yang diduga berasal dari kabel PLN yang putus di tengah jalan

Tayang:
Editor: eben haezer
ist
Jenazah pasutri di Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar sebelum dievakuasi warga. keduanya meninggal karena kesetrum listrik tegangan tinggi dari kabel PLN yang putus dan melintang di jalan. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pasangan suami istri Rudi (50) dan Tumiasih (39), warga Dusun bendil Putih, Desa Tumpang, kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, meninggal dalam waktu yang hampir bersamaan, diduga karena tersengat listrik, Senin (26/12/2022) sore lalu. 

Sengatan listrik yang membunuh mereka diduga berasal dari kabel PLN yang putus dan menjuntai di jalan. 

Sebelumnya, Tumiasih ditemukan warga terkapar di jalan. Tubuhnya tertindih motor. 

Orang yang pertama kali menemukannya adalah tetangganya, Hadi. 

Kata Kapolsek Talun, AKP Imam Subeckhi, Tumiasih ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB. 

Dia ditemukan di jalan tanggul sungai Kali Lekso. 

Sore itu di wilayah tersebut baru saja dilanda hujan deras disertai angin kencang. 

Berdasarkan keterangan para saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia, Tumiasih pamit kepada suaminya hendak belanja ke toko dengan mengendarai motor. 

Dia melanjutkan, Hadi, tetangga yang pertama kali mengetahui jenazah Tumiasih, saat itu tidak langsung menolong Tumiasih yang sudah meninggal. Dia langsung berlari menuju rumah Tumiasih dan memberitahukan hal tersebut kepada suami Tumiasih, Rudi. 

Mendapat kabar tak enak, Rudi langsung bergegas ke lokasi di mana istrinya terkapar. 

Di lokasi, tanpa berpikir panjang, dia langsung berusaha mengangkat istrinya. Yang tidak dia ketahui, saat itu di sekitar Tumiasih masih ada aliran listrik dari kabel PLN yang menjuntai. 

Rudi pun jatuh seketika sebelum berhasil mengangkat tubuh istrinya. Dia juga tewas seketika. 

"Namanya suami, ketika mengetahui istrinya terjatuh dengan kondisi seperti itu ya pasti panik lah," paparnya.

AKP Imam mengatakan, saat itu warga tak berani langsung menolong pasutri tersebut. 

Mereka berinisiatif menghubungi PLN dan meminta agar PLN memutus aliran listrik sementara. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved