Berita Kediri

Bupati Dhito akan Buat Jalan Alternatif Menuju Air Terjun Dholo di Kediri

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana Akan Buat Jalan Alternatif Menuju Air Terjun Dholo

Editor: Rendy Nicko
Pemkab Kediri untuk Tribun Mataraman
Anak tangga menuju wisata Air Terjun Dholo, Kediri. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Air Terjun Dholo merupakan salah satu destinasi wisata di Kediri yang banyak digandrungi pengunjung. Suasana sejuk dan keindahan panorama air terjun membuat destinasi wisata ini banyak disukai.

Namun, akses menuju lokasi Air Terjun Dholo ini masih cukup jauh dari pusat Kota Kediri. Belum lagi jalanan turunnya yang terdiri dari ribuan anak tangga menjadikan tak semua pengunjung bisa turun dan menikmati keindahannya. 

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana merencanakan membuat jalan alternatif untuk mempersingkat jarak menuju Air Terjun Dholo di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo.

Rencana pembuatan jalan alternatif itu untuk mempermudah akses pengunjung yang ingin menikmati keindahan air terjun berundak berketinggian 125 meter di Gunung Wilis tersebut.

Baca juga: Ratusan Pecatur Berlomba Rebut Piala Bupati Kediri, Diikuti Enam Atlet Nasional

Baca juga: Ratusan Pesepeda Ikuti Short Track XC Race Piala Ketua ISSI Kota Kediri, Mas Abu Beri Pesan

"Kita akan pikirkan bagaimana nanti dari bawah ke atasnya kita buatkan jalan singkat, jalan yang memotong," kata bupati muda yang akrab disapa Mas Dhito itu pada Minggu (25/12/2022).

Saat ini, ketika pengunjung turun menapaki anak tangga menuju air terjun, begitu akan kembali naik ke atas cukup menguras tenaga karena harus menaiki 1000 anak tangga.

Untuk itu, rencana pembuatan jalan alternatif yang bakal dibuat lebih singkat itu tentunya sangat dinanti bagi wisatawan yang akan menikmati keindahan air terjun Dholo. 

Pun demikian, ketika rencana pembuatan jalan alternatif itu terealisasikan Mas Dhito menegaskan tidak mengizinkan adanya ojek motor berbahan bakar minyak di kawasan air terjun.

Larangan itu menyusul adanya keinginan warga yang mengharapkan bisa membuka jasa ojek motor menuju air terjun Dholo ketika jalan alternatif itu sudah dibangun.

"Kalau menggunakan kuda, motor listrik boleh karena apapun itu Gunung Wilis adalah wisata alam dan tidak boleh dirusak dengan polusi udara," pesannya.

Petugas objek wisata air terjun Dholo Sudiyoko menyebutkan, dari area parkir untuk turun ke air terjun pengunjung harus menapaki anak tangga dengan jarak sekitar 800 meter.

Kejadian yang biasa terjadi, pengunjung ketika kembali naik staminanya sudah tidak kuat, bahkan sampai ada yang pingsan.

"Sehingga kalau ada yang pingsan untuk naik harus ditandu," bebernya.

Kondisi itu diakui Sunawan, seorang perwakilan pedagang kaki lima di sekitaran area parkir air terjun Dholo.

Pembangunan jalan alternatif itu dinilai sangat penting karena memang selama ini pengunjung mengeluhkan terkait akses jalan.

"Pengunjung mengeluhkan untuk naik anak tangga sudah tidak kuat," ucapnya.

Selain masalah jalan, Sunawan mengharapkan objek wisata air terjun Dholo itu diberi tambahan fasilitas penerangan termasuk pengembangan area parkir.

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Tribun Mataraman

(tribunmataraman.com)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved