Berita Nganjuk

Pemkab Nganjuk Tunggu Kemendagri Untuk Melantik 5 Pejabat Tinggi Pratama Hasil Open Bidding

Pemkab Nganjuk masih menunggu persetujuan Kemendagri sebelum melantik 5 pejabat tinggi pratama Pemkab Nganjuk hasil open bidding. 

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eben haezer
ist
Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pemkab Nganjuk masih menunggu persetujuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebelum melantik 5 pejabat tinggi pratama Pemkab Nganjuk hasil open bidding. 

Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi berharap di bulan ini (Desember 2022), Kemendagri sudah menyetujui usulan lima pejabat tinggi pratama hasil seleksi open bidding.

Dengan demikian pejabat tersebut segera bisa menempati jabatanya sebelum memasuki tahun 2023.

"Untuk itu, kami mohon doanya agar Kemendagri segera memberikan keputusan nama-nama pejabat tinggi pratama hasil open bidding sehingga bisa segera kami lantik dan menjalankan tugasnya," kata Marhaen Djumadi, Selasa ( 13/12/2022).

Sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) jabatan tinggi pratama(JTP) Pemkab Nganjuk mengosongkan satu posisi jabatan yang dilakukan open bidding. Dengan demikian, dari awalnya ada enam posisi JTP yang dilakukan open bidding, sekarang tinggal lima posisi JTP.

Satu posisi jabatan tinggi pratama yang peserta seleksinya dinilai kurang memenuhi standar dalah jabatan Staf Ahli Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan. 

"Posisi jabatan itu sangat penting dan strategis bagi Pemkab Nganjuk, sehingga harus dijabat oleh seorang yang memiliki keahlian khusus di bidangnya dengan nilai yang telah kami targetkan," kata Marhaen Djumadi.

Dijelaskan Marhaen Djumadi, jabatan staf ahli Ekbang tersebut harus diisi oleh orang yang mengerti perekonomian dan keuangan.

Meskipun dalam tahapan seleksi tes tulis para peserta open bidding untuk jabatan Ekbang nilainya cukup baik, akan tetapi dalam seleksi lainya seperti kemampuan manajerial, sosiokultural, dan lainnya nilainya masih kurang.

Termasuk dalam tes wawancara, rekam jejak, presentasi makalah studi kasus harus dikuasai semuanya dengan nilai yang baik pula.

"Namun yang kami lihat ternyata peserta open bidding jabatan Ekbang sekedar mendaftar, belum ada keahlian khusus yang dimiliki sesuai dengan yang kami targetkan sehingga terpaksa hasilnya dikosongkan," ucap Marhaen Djumadi.

Oleh karena itu, Pemkab Nganjuk akan kembali menggelar open bidding untuk jabatan staf ahli Ekbang Pemkab Nganjuk.

Dimungkinkan pelaksanaan open bidding tersebut akan segera dilaksanakan mengingat pentingnya posisi jabatan tersebut untuk kelangsungan jalanya roda pemerintah di Kabupaten Nganjuk.

"Akan tetapi, agar efisien, pelaksanaan open bidding akan bersamaan dengan posisi jabatan lain nantinya," ujar Marhaen Djumadi.

(ahmad amru muiz/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved