Senin, 20 April 2026

Rumah Dinas Wali Kota Blitar Dirampok

Apa Kabar Perkembangan Penyelidikan Kasus Perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar?

Polisi masih melakukan penyelidikan atas kasus perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar. Sejauh apa perkembangannya?

Penulis: Samsul Hadi | Editor: eben haezer
tribunmataraman.com/samsul hadi
Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono. 

TRIBUNMATARAMAN.COM I BLITAR - Tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Jatim dan Polres Blitar Kota masih berusaha mengungkap para pelaku perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar, Senin (12/12/2022) lalu. 

Sambil memeriksa saksi-saksi, polisi juga menunggu hasil uji laboratorium terhadap sidik jari yang ditemukan saat olah TKP.

"Perkembangan penyidikan (perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar) ada kemajuan. Banyak bahan yang kami terima dan sedang didalami satu per satu termasuk informasi pelaku sedang kami profiling, mudah-mudahan bisa dimatangkan," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, Rabu (14/12/2022).

Baca juga: Kembali Bekerja, Wali Kota Blitar Tak Mau Larut Dalam Peristiwa Perampokan di Rumah Dinas

Argo mengatakan profiling informasi pelaku tentunya dilakukan dengan sistem scientific investigation.

Menurutnya, tim sudah membuat list informasi pelaku, tetapi detailnya belum bisa disampaikan ke publik.

"Kami masih profiling informasi pelaku tentunya dengan scientific investigation. Kami terus mendalami untuk kemungkinan pelakunya," ujarnya.

Selain itu, kata Argo, tim juga masih menunggu hasil uji laboratorium sidik jari yang ditemukan ketika olah TKP di lokasi kejadian.

Ada beberapa sampel sidik jari yang dikirim ke Jakarta untuk diidentifikasi agar hasilnya lebih akurat.

"Dengan adanya (sidik jari) ini menambah optimisme dari para penyidik untuk mendapatkan titik terang pelaku," katanya.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Jatim membentuk tim khusus gabungan dari Labor Polda Jatim, Inafis Polda Jatim, dan Satreskrim Polres Blitar Kota untuk mengusut peristiwa perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar pada Senin (12/12/2022).

Tim sudah melakukan olah TKP di Rumah Dinas Wali Kota Blitar. Tim mengambil sidik jari dan DNA dalam olah TKP di rumah dinas.

Sampai sekarang, polisi juga sudah memeriksa lebih dari 20 saksi dalam peristiwa perampokan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar.

Dalam peristiwa perampokan itu, pelaku menyekap Wali Kota Blitar, Santoso bersama istri Feti Wulandari dan tiga anggota Satpol PP yang berjaga di rumah dinas.

Pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang dengan mengendari mobil berpelat merah diduga palsu menggasak uang tunai Rp 400 juta dan sejumlah perhiasan dari Rumah Dinas Wali Kota Blitar. 

(samsul hadi/tribunmataraman.com)

editor: eben haezer

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved