Sipeka Tetulung di Tulungagung Mengintegrasikan Data Pengentasan Kemiskinan

Pemerintah Indonesia menargetkan bebas kemiskinan ekstrem pada 2024. Pemerintah pusat menetapkan Tulungagung menjadi prioritas penghapusan kemiskinan

Penulis: David Yohanes | Editor: Adrianus Adhi
Tribun Mataraman
TERTINGGI KE-4 - Bupati Tulungagung, Dr Maryoto Birowo, MM menerima penghargaan Kabupaten Tulungagung sebagai Kabupaten dengan Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi ke-4 di Indonesia 

TRIBUNMATARAMAN - Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Tulungagung meluncurkan aplikasi Sistem Aplikasi Penanggulangan Kemiskinan Integratif Tulungagung, atau Sipela Tetulung. Aplikasi ini sebagai bentuk implementasi integritas data dan program lintas sektoral. Lewat aplikasi ini dapat meningkatkan efektivitas kinerja program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tulungagung.

Menurut Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, SE selaku ketua TKPK, Sipeka Tetulung membantu proses koordinasi penanggulangan kemiskinan. Aplikasi ini sangat membantu TKPK untuk mengkoordinasikan upaya penghapusan kemiskinan ekstrem di Tulungagung. Hal ini penting untuk mencapai target yang sudah ditetapkan Sustainable Development Goals (SDGs) tidak ada kemiskinan ekstrem di 2030.

Pemerintah Indonesia menargetkan bebas kemiskinan ekstrem pada 2024. Pemerintah pusat menetapkan Tulungagung menjadi prioritas penghapusan kemiskinan ekstrim di tahun 2023 dan 2024. Namun Pemkab Tulungagung menyusun strategi untuk menghapuskan kemiskinan ekstrem di akhir 2021.

"Persiapan sejak dini kami lakukan agar penghapusan kemiskinan ekstrem ini bisa efektif," tegas Gatut Sunu, SE.

Sipeka Tetulung mengintegrasikan pendataan penduduk miskin ekstrem. Selain itu juga menyajikan statistik kemiskinan ekstrem, maupun pemanfaatan data sebagai dasar intervensi program seluruh OPD. Wabup juga menyatakan, telah menyiapkan petunjuk teknis pendataan dan penetapan penduduk miskin ekstrem.

Capaian nol persen miskin ekstrem tak lepas dari strategi jangka pendek yang dilakukan berbagai upaya seperti mencegah guncangan ekonomi. Mendistribusikan jaminan sosial tepat waktu. Menggerakkan ekonomi lokal dengan optimalisasi belanja daerah triwulan pertama 2022.

"Kami juga melakukan restrukturisasi TKPK. Kami berupaya mentransformasikan TKPK menjadi organisasi yang mengedepankan kebijakan berbasis bukti dalam penanggulangan kemiskinan," ujar Wabup. (adv/day)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved