Berita Tulungagung

Modin yang Dipecat Dengan Tudingan Selingkuh Mengajukan Banding ke Bupati Tulungagung

Menolak dicopot, Modin di Tulungagung yang dipecat dengan tudingan selingkuh mengajukan banding kepada Bupati Tulungagung

Penulis: David Yohanes | Editor: eben haezer
ist
Suasana mediasi warga Desa Karanganom, Kecamatan Kauman yang menuntut mundur Kaur Kesra, Wahyu Hadi Santoso. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Kasi Pelayanan (dulunya Kaur Kesra) atau Modin Desa Karanganom, Kecamatan Kauman,  Wahyu Hadi Santoso menolak pencopotan yang dilakukan kepala desa.

Secara resmi Wahyu mengirimkan surat banding ke Bupati Tulungagung, atas pemecatan itu.

Pencopotan ini buntut tudingan selingkuh yang ditujukan kepada Wahyu.

Surat banding disampaikan Wahyu melalui kuasa hukumnya, Joko Trisno Mudiyanto, Senin (26/9/2022) kemarin.

Baca juga: Modin di Tulungagung Didemo Warga Karena Selingkuh, Akhirnya Dipecat Tanpa Pesangon

"Saya antarkan langsung suratnya ke Pendopo Kabupaten Tulungagung," terang Joko, Selasa (27/9/2022).

Menurut  Joko, upaya banding ini salah satu  bentuk perlawanan terhadap  pencopotan kliennya.

Dalam banding ini pihaknya menyampaikan dasar-dasar keberatan.

Seperti aturan yang dilanggar oleh Kepala Desa Karanganom dalam proses pemecatan Wahyu.

"Ada tahapan-tahapan yang tidak dilalui oleh Kades selama proses pemecatan," ungkap Joko.

Jika banding diterima maka memungkinkan Wahyu akan kembali menjadi modin, jabatan lamanya sebelum dipecat.

Namun jika banding ini ditolak, Joko mewakili Wahyu akan menempuh langkah hukum selanjutnya.

Karena itu Joko masih menunggu balasan banding dari Bupati Tulungagung.

"Jawaban banding akan diberikan 10 hari ke depan," ujar Joko.

Langkah hukum lanjutan yang dimaksud adalah menggugat lewat Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved