Kamis, 9 April 2026

Memburu Bjorka

Sosok Terduga Bjorka Ditangkap di Madiun, ini Penjelasan Polisi

Sosok yang diduga sosok asli hacker Bjorka ditangkap di Madiun. Begini penjelasan polisi.

Editor: eben haezer
tribunjatim/sofyan arif candra
Sejumlah Mobil Keluar Masuk Mapolsek Dagangan, Rabu (14/9/2022) malam, saat ada informasi Bjorka ditangkap di Kabupaten Madiun. 

TRIBUNMATARAMAN.COM - Pemuda asal Madiun diduga adalah sosok di balik hacker Bjorka. 

Pemuda dari desa Banjarsari Kulon, kecamatan Dagangan, kabupaten Madiun itu disebut-sebut telah diamankan polisi dari tim Cyber Crime Dirtipidsiber Bareskrim Polri. 

Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Farman tidak menampik adanya informasi tersebut.

Hanya saja ia memastikan, upaya pengamanan tersebut tidak dilakukan oleh personilnya di Polda Jatim

"Kami tidak tangani. Kemungkinan dari Mabes (Polri)," ujar Kombes Pol Farman, Kamis (15/9/2022). 

Baca juga: Pemuda Asal Madiun yang Diduga Hacker Bjorka, Sehari-hari Kerja Berjualan Es

Baca juga: Sosok Diduga Bjorka Diamankan di Madiun, ini Identitas Aslinya

Disinggung mengenai di mana lokasi yang digunakan pihak Tim Cyber Crime Dirtipidsiber Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan terhadap pemuda yang diduga Bjorka, Kombes Pol Farman menegaskan, hingga saat ini tidak ada informasi mengenai permintaan peminjaman tempat di Mapolda Jatim oleh tim Cyber Crime Dirtipidsiber Bareskrim Polri.

"Gak ada di Polda (Mapolda Jatim)," pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, MAH sempat diamankan di Mapolsek Dagangan, pada Rabu (14/9/2022) malam. 

Saat MAH dibawa masuk ke dalam Mapolsek Dagangan, awak media mendapati sejumlah pejabat utama Polres Madiun.

Seperti Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo, ditemani Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Danang Eko Abrianto, juha tampak mendatangi mapolsek tersebut. 

Tak lama kemudian. Dua orang pejabat utama tersebut, meninggalkan Mapolsek Dagangan melewati pintu belakang untuk menghindari awak media.

Sekadar diketahui, belakangan ini sosok anonymous Bjorka bikin geger karena mengklaim memiliki 1,3 miliar data pendaftaran SIM Card

Setelah menjual data 1,3 miliar data sim card ponsel, Bjorka juga membeberkan informasi yang sangat sensitif, yakni mengungkap sosok yang dianggap sebagai Pembunuh Munir. 

Melalui akun Twitter @bjorkanism, Bjorka mengunggah link yang berjudul 'Who Killed Munir?' atau 'Siapa yang Membunuh Munir'. 

Dalam artikel berbahasa Inggris itu, selain mengungkap identitas dan data pribadi sosok pembunuh Munir, dia juga menjelaskan bahwa Munir adalah koordinator KontraS yang sangat vokal yang mengungkap bahwa pelaku penculikan 13 aktivis pada periode 1997-1998, adalah anggota Tim Mawar Kopassus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved